News Update :

PKS 1

PKS 1

PKS 2

PKS 2

PKS 3

PKS 3

PKS 4

PKS 4

PKS 5

PKS 5

Tampilkan postingan dengan label Palestina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palestina. Tampilkan semua postingan

Fakta Terbaru Kehancuran Gaza Akibat Agresi Israel



Dalam Seminar bertajuk International Public Foundation to Aid Gaza yang  berlangsung selama dua hari, 30-31 Agustus 2014. Bertempat di Ballroom, Gorrion Hotel Istanbul, Syeikh Musthafa Abu Khalil, mewakili International Public Foundation to Aid Gaza menyampaikan angka-angka terbaru terkait korban agresi Israel di Gaza.

Ada 58.080 bangunan hancur dan rusak. 2.080 di antaranya hancur total dan 8.000 bangunan rusak berat serta tidak mungkin dipergunakan. Ada 38.000 bangunan dengan kerusakan yang perlu perbaikan, meski masih bisa dipakai. Sebanyak 461.643 orang tak memiliki tempat tinggal. Sebagian ke rumah saudaranya, sebagian mengungsi di sekolah-sekolah, sebagian berpindah-pindah tak menentu. Ada 121 masjid rusak akibat serangan ini. 71 di antaranya hancur dan rusak berat.

Korban jiwa selama lebih dari 50 hari agresi Israel di Gaza mencapai 2.140 jiwa yang gugur. Ada 11.161 orang luka-luka. 2.088 di antaranya perempuan dan 3.374 dari anak-anak. Termasuk yang cacat permanen dan luka-luka berat.

Gaza saat ini tak ada listrik, minim makanan, obat-obatan, pakaian, dan air. Nyaris tak ada kehidupan. Dari mana mereka mendapatkan air minum? Bagaimana mereka melakukan kegiatan bersih-bersih (MCK), bagaimana mencuci baju yang juga terbatas?

Syaih Mustafa menambahkan "Apa yang dibutuhkan Gaza dari Anda sekarang? Milyaran riyal bahkan lebih dari itu" , untuk kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, pembangunan dan kemanusiaan. Tapi bantuan yang sangat urgen, mendesak dan lebih diprioritaskan adalah bantuan kemanusiaan untuk kelayakan hidup para pengungsi.

Ada 18.000 bangunan rumah  hancur. Ratusan ribu anak-anak dan orang tua yang terpaksa menggelandang karena tak memiliki apa-apa. Tak ada uang, pakaian, makanan dan standar kelayakan hidup sebagai manusia. Mereka tersebar di mana-mana. Di sekolah-sekolah dan pengungsian sementara, juga di rumah sakit-rumah sakit.

"Kami tahu, bahwa penting maknanya membangun kembali gedung-gedung, rumah sakit, sekolah, masjid dan ruma
h. Namun untuk saat ini, lebih mendesak adalah membantu mereka yang tak punya apa-apa. Membantu mereka untuk hidup sebagai manusia. Meski dengan bantuan minimal. Ada lebih dari 6000 kegiatan ekonomi terhenti. Dan itu berarti ada banyak orang yang tak berpenghasilan, selain rumah mereka yang sudah hilang dan hancur," imbuh Syaih Mustafa.

Maka perkiraan sementara, satu keluarga rata-rata memerlukan bantuan minimal senilai 3000 USD untuk bertahan selama empat bulan ke depan. Bersamaan dengan program bantuan kemanusiaan ini, maka pembangunan kembali Gaza menjadi tanggung jawab bersama kita semua.[dm/pasberita]

Belajar "Vision, Mission, Strategy, Goal" Dari HAMAS





Kita bangsa Indonesia juga butuh yang kayak gini:

Abdul Aziz ar Rantisi lebih dari 10 tahun yang lalu berkata: "Kita akan menyerang Haiva dan Tel Aviv", ini namanya "vision".
10 tahun yang lalu Ja'bari mengatakan: "Kita akan bekerja dari sekarang untuk mempersiapkan kader-kader sampai mereka siap memerangi zionis". Ini namanya "mission".

Ismail Haniyah pada perperangan ini berkata: "Sasaran kita pada perang kali ini adalah bagaimana pada beberapa bulan ke depan kita memiliki bandara dan pelabuhan kapal laut". Ini namanya: "short-term goal".

Muhammad Abu Dhaif, panglima tertinggi yang tidak ketahuan wujudnya dan tidak seorang pun yang mengetahui siapa ia sebenarnya sampai saat ini menyampaikan keterangannya melalui rekaman suara. Ini namanya "strategy".

Dalam rekaman pidatonya itu ia menyebarkan ruh jihad betapapun banyaknya kerugian dan korban jiwa. Ini namanya "self motivation".

Syekh Ahmad Yasin berkata: "sasaran akhir kita adalah pembebasan mesjid al Aqsha". Ini namanya "goal".

Abu 'Ubaidah: Akan ditemukan dalam kenyataan bahwa rakyat Palestina mengatakan: "Kami akan mendukung perlawanan sekalipun semua kami akan terbunuh". Ini tidak akan ditemukan dalam kamus bisnis. Ini namanya:

"فأنزل الله سكينته على رسوله وعلى المؤمنين"

"Maka Allah menurunkan "sakinah" ketenangan-Nya kepada Rasul-Nya dan kepada orang-orang yang beriman". (al Fath: 26)

(Zulfi Akmal)

Ada Cinta Dari Aceh Untuk Gaza



Hubungan Aceh dan Palestina sangatlah dekat. Hal ini yang menyebabkan rakyat Aceh tak sungkan memberikan dukungan moral dan material untuk rakyat Palestina, terutama yang berada di Jalur Gaza. Hal ini ditegaskan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah. "Tragedi kemanusiaan juga pernah terjadi di Aceh, saat tsunami 26 Desember 2004 dan banyak perhatian orang dari berbagai negara untuk meringankan rakyat kita. Jadi kita juga harus merasakan kepahitan yang dirasakan rakyat Palestina," katanya.

Rakyat Aceh masih berduka dengan berbagai kekerasan dan pembunuhan yang terjadi di Palestina. Persoalan Palestina adalah masalah internasional yang membutuhkan langkah-langkah penyelesaian politik dan diplomasi internasional. Meski demikian, kata dia masih ada cara lain untuk membantu meringankan beban penderitaan yang dialami rakyat Palestina.

"Cara yang dilakukan masyarakat Aceh, selain berdoa juga urun rembuk mengumpulkan sumbangan guna meringankan beban rakyat Palestina yang saat ini masih terjebak dalam situasi konflik," kata Abdullah.

Lebih lanjut, sebagai simbol kedekatan Aceh dengan Gaza, dua nama pahlawan nasional asal Aceh, Tgk Cik Di Tiro Muhammad Saman, dan Tjoet Nyak Dhien, diresmikan menjadi ruangan rawat inap Rumah Sakit Indonesia, di Jalur Gaza, Palestina.

"Kami sudah minta dua ruangan di RS MerC indonesia untuk ditabalkan dua nama pahlawan nasional asal Aceh itu," kata Presidium MerC Indonesia, Sarbini Murad, di Jakarta. Hal itu disampaikan di sela-sela penyerahan bantuan masyarakat Aceh senilai Rp6,3 miliar kepada rakyat Palestina. Dana bantuan "Aceh untuk Gaza" itu dikumpulkan pemerintah Provinsi Aceh dan SKH Serambi Indonesia.


Kondisi Jalur Gaza sendiri kini sudah dinyatakan kondusif, sehingga bantuan dari negara-negara donatur bisa mulai diterima oleh rakyat Palestina. (fs)

#BREAKINGNEWS ISRAEL TAKLUK !!!

Palestinians celebrate what they said was a victory over Israel following a ceasefire in Gaza City August 26, 2014 (Reuters / Mohammed Salem)



Kebahagiaan itu bukan lah ketika kita bisa hidup dengan mewah, makan sekenyang perut, santap apa yang diinginkan kapan mau, kemana-mana dengan kendaraan mengkilat dengan harga selangit, tapi kepala tertunduk tanpa harga diri, kehormatan diinjak tanpa nilai, tidak punya hak mengatur diri sendiri, semuanya atas dikte orang lain. Sadar atau tidak.

Tapi kebahagiaan itu adalah ketika musuh tidak berkutik di depan kita, tunduk mengikuti persyaratan kita, mengemis mengikuti apa yang kita maui, walaupun darah berkucuran di tubuh, ribuan harus syahid sebagai korban, puluhan ribu luka dan cacat kena serangan, dan makan seadanya.

Betapapun darah mengalir, namun pekikan takbir "Allahu akbar" membahana di seantero bumi Gaza tanda kemenangan, seiring dengan pengakuan kalah dan dihentikannya perang dari pihak zionis israel yahudi laknatullah dua jam yang lalu (26/8/2014).

Lebih dari itu, semua persyaratan dan tuntutan Hamas terpaksa dipenuhi israel. Di antaranya akan dibuka kembali bandara dan pelabuhan kapal di Gaza.

Ya Allah, berderai air mata kebahagiaan menyertai kegembiraan mereka, walau jasad dipisahkan jarak ratusan kilo tapi hati ikut kebahagiaan di sana.

Selamat untuk rakyat Gaza.
Selamat untuk Hamas.
Selamat untuk Kataib al Qassam.
Selamat untuk Saraya al Quds.
Selamat untuk Jihad Islamy.

Kesempatan yang akan datang kita sama-sama shalat di al Aqsha, insyaallah.

Allahu akbar !!!

Bertakbirlah....!!!! Ikut bergembira dengan kemenangan saudara kita di Gaza. Kemenangan mereka adalah kemenangan kita juga, sekalipun orang-orang munafik merasa geram.

الله أكبر الله أكبر الله أكبر ولله الحمد

(Zulfi Akmal, Kairo)

A Palestinian waves a Hamas flag (R) as others celebrate what they said was a victory over Israel, following a ceasefire in Gaza City August 26, 2014 (Reuters / Suhaib Salem) 


Victory from the kids in Gaza... #VictoryForGaza #FreePalestine
A Palestinian youth kissing the head of a hero #VictoryForGaza #FreePalestine

*sumber: http://rt.com/news/182888-gaza-truce-israel-agree/

Dari Kota Gaza Telah Mengudara Radio Suara Palestina Berbahasa Indonesia



Serangan militer Israel ke wilayah Gaza Palestina sampai saat ini masih belum berakhir. Jumlah korban tewas dari masyarakat Palestina sudah menembus angka 2 ribu orang.

Untuk lebih menyebarluaskan informasi sebenarnya tentang situasi terkini di sana, warga Gaza meluncurkan radio streaming. Uniknya, radio ini disiarkan dalam dua bahasa, yakni Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia.

Kepala Darul Quran (Daqu) Indonesia di Gaza, Abdillah Onim mengatakan radio bernama Radio Suara Palestina itu menyuguhkan berita utama tentang kondisi terkini di Palestina, khususnya di Gaza.

"Radio berbahasa Indonesia berhasil diluncurkan di Gaza dan disiarkan langsung ke Indonesia. Tentu menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Arab," ujar Onim seperti diberitakan detik.

Onim mengatakan radio tersebut masih berbentuk streaming, dan dapat diakses di http://suarapal.net/.

Sampai Ahad kemarin (24/8/2014), agresi Israel ke wilayah Gaza sudah memasuki hari ke 49. Hingga kini, Onim mengatakan, Israel masih membombardir seluruh wilayah Gaza. Total korban tewas dari pihak Palestina sudah mencapai 2.103 orang yang didominasi wanita dan anak-anak. Sementara korban luka sudah mencapai 10.660 orang. (baca: Agresi Zionis Hari Ke 49: Korban Jiwa: 2103 Korban Luka: 10.660)

Hanya HAMAS yang Mampu Menjewer Israel



Pelanggaran atas HAM, resolusi PBB, hingga penggunaan senjata yang diharamkan DK PBB terus berlanjut. Namun, apa sich yang tidak boleh dilakukan Israel? Toch tak ada yang berani sekedar menegur. Jangan coba-coba mengancam apalagi menghukum Israel. Bisa jadi, anda dan kekuasaan anda akan raib selama-lamanya.

Hal ini yang pernah dilakukan Presiden Moursi tahun 2012. Saat itu Mursi berhasil menekan Israel dan gagal menyerang Gaza. Apa yang kemudian terjadi? Israel mempercepat proses kudeta, dan kita paham apa yang terjadi di MEsir saat ini adalah hasil jerih payah Israel mendidik dan membesarkan agen-agennya. Anehnya Mursi masih saja dituduh antek AS-budak Israel. Bahkan oleh beberapa kalangan gerakang Islam "paling syariah", Mursi disalahkan karena mengangkat As-Sisi. Tipe gerakan demikian, biasanya hanya "Teks book" dan tidak pernah nyata ada dalam lapangan. Tidak dalam jihad, tidak pula dalam pembangunan peradaban Islam.

Ya, kembali kepada pelanggaran Israel. Intruksi Kabinet Israel adalah, meratakan seluruh bangunan tinggi di Gaza, tanpa mempedulikan berpenghuni atau tidak. Toch Israel kini semakin PD, terutama setelah dunia "dipalingkan" perhatiannya dengan keberadaan ISIS yang dibuat sedemikian "heboh". Seakan ISIS adalah kekuatan superpower yang akan melumat AS-Barat dan sekutunya. Netanyahu malah komat-kamit di deipan Ban Ki Moon, "HAMAS itu bagian dari ISIS." Hal yang sama dilakukan media-media Mesir. Mereka menghubung-hubungkan ISIS dengan Ikhwanul Muslimin. Aneh bin ajaib memang.

Melihat gelagat Israel yang membabibuta, HAMAS-Jihad Islam tidak tinggal diam. Area-area pemukiman Israel yang menjadi front terdepan berhadapan dengan Gaza dijadikan sasaran. Sudah 7 tentara Israel mati dan 11 orang luka-luka. Selain kerusakan non material yang hingga kini ditutup-tutupi Kabinet Israel. Hari ini saja, 24/08/14, HAMAS-Jihad Islam menembakkan 160 rudal, dan hanya 10 % yang tertahan Iron Drome nya Israel. Sehingga warga Israel yang menghuni pemukiman di sekitar Gaza, memilih eksodus terlebih saat melihat Komandan Tempur yang menjadi PJ lapangan invasi ke Gaza lari tunggang langgang melihat gempuran rudal dan roket HAMAS.

Melihat kemampuan HAMAS, Israel kini makin pening. Jubir Israel mencoba menyoroti uang dollar yang terbakar. Uang tersebut dituduhkan milik komandan dan qiyadah HAMAS. Tentu saja dengan ditaburi bumbu, "Noh liat, qiyadah HAMAS menyimpan tabungan dollar, di saat rakyat Gaza kesusahan." Isu dan gambar ini pasti akan digoreng hingga gosong oleh para pembenci HAMAS. Alih-alih merasa simpatik dan mendukung HAMAS sepenuh hati karena menjadi satu-satunya gerakan Islam yang berani melawan Israel. Justru setiap isu dari militer Israel yang negatif seputar HAMAS, menjadi amunisi yang siap dilontarkan di medsos tanpa tanggung jawab.

Saya tak bisa lagi bermimpi, seandainya saja senjata Israel selengkap yang dimiliki Saudi, Emirates, Mesir, Jordania. Lalu diberikan ke HAMAS. Apa jadinya Israel? Saya tak berani bermimpi, karena bermimpi di zaman kudeta itu dilarang. Lebih enak di zaman demokrasi, teriak-teriak pun tidak dipermasalahkan. Wallahu A'lam.

(By: Nandang Burhanudin)

Hamas Setujui Piagam Roma, Apa Isinya?



Anggota Biro Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Musa Abu Marzuq menyatakan, pihaknya sudah menandatangani draft yang disyaratkan oleh presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas agar disetujui oleh semua faksi Palestina sebelum sang presiden bertolak menandatangani piagam Roma yang mengantarkan Palestina menjadi anggota di Mahkamah Pidana Internasional.

Hal itu disampaikan Abu Marzuq di halaman Facebooknya malam kemarin (23/8).

Sebelumnya, Abbas meminta kepada faksi-faksi Palestina menandatangani draft untuk dibawah ke Roma untuk disepakati agar bisa bergabung dalam organisasi Mahkamah Pidana Intrnasional untuk bisa menyeret elit-elit 'Israel' untuk diadili.

Sekilas Piagam Roma:

Mahkamah Pidana Internasional International Court of Justice (ICJ) dibentuk tahun 2002 sebagai mahkamah pertama yang memiliki wewenang mengadili tersangka personal-personal yang terlibat dalam kejahatan pembantaian massal dan kejahatan kemanusiaan serta kejahatan perang dan kejahatan tindakan kekerasan. Mahkamah ini berkerja menyempurnakan lembaga hukum yang ada. Mahkamah ini tidak bisa menjalankan peran hukumnya jika mahkamah-mahkamah nasional tidak menunjukkan kemauannya atau tidak mampu melakukan investigasi terhadap masalah tersebut. Sehingga Mahkamah Pidana ini menjadi pengadilan terakhir. Tanggungjawab sementara adalah negara-negara itu sendiri. Ia memiliki kewenangan mengadili sejak didirikan 1 Juli 2002 setelah undang-undang Roma disepakati dan dijalankan.

Ini adalah organisasi internasional yang bersifat permanen yang berusaha menindak tegas dalam meneraplan wawasan internasional agar tidak ada penjahat yang lepas dari sanksi. Ia adalah lemnaga hukum internasional dengan kekuasaan internasional tanpa dibatasi waktu untuk mengadili penjahat perang dan pelaku kejahatan HAM dan kejahatan pembersihan etnis.

Kewenangan Khusus Mahkamah Pidana yang ditegaskan dalam undang-undang Roma.

1. Pembunuhan massal.

2. Kejahatan kemanusiaan; tepatnya tindakan serangan luas atau sistematis dan terencana terhadap sekelompok penduduk sipil berupa pembunuhan, pembersihan, pemerkosaan, perbudakan seks, pengusiran, pemindahan paksa warga, kejahatan pemisahan etnis, dan lainnya. Pembersihan massal dan kejahatan kemanusiaan menjadi delik yang patut mendapatkan sanksi baik dilakukan pada saat perang atau damai.

3. Kejahatan perang

4. Kejahatan kekerasan dan tindakan permusuhan; pendefinisian ini dikembalikan kepada kewenangan Mahkamah ini sendiri.

*)Infopalestina.com

Haneya: Hamas Tambah Kuat



Mantan Perdana Menteri Palestina, Ismael Haneya menyerukan Mesir agar bertanggung jawab atas kejahatannya terhadap rakyat sipil. Karena Israel lah yang telah menggagalkan perundingan di Kairo dan telah menjadikanya sebagai bungkus atas kejahatanya selama ini.

Pernyataan ini diungkapkan Haneya saat memberikan sambutan atas gugurnya tiga komandan Al-Qossam, sayap militer gerakan perlawanan Hamas yang dibantai kemarin Kamis (21/8) di Rafah selatan Gaza. Mereka adalah Raed Athar, Muhammad Abu Syamalah dan Muhammad Barhum.

Haneya mengatakan, sudah menjadi pengetahuian umum bahwa Israel berupaya menghindari tanggung jawab dan menunda-nunda perjanjian. Dialah yang telah menganggalkan perundingan di Kairo yang dikawal Mesir. Ia menjadikan perundingan tersebut sebagai tameng untuk menutupi kejahatanya selama ini.

Ia menambahkan, kami menasehatkan semua yang berinisiatif gencatan senjata untuk mencatat bagaimana Zionis yang telah lari dari perjanjian, menunda-nundanya dan melanggarnya.

Ia menegaskan, Israel wajib memenuhi tuntutan bangsa Palestina secara adil. Bangsa Palestina tidak akan menerima gencatan senjata dibawah blokade total Gaza.

Haneya bahkan menegaskan, perlawanan talah menunjukan pada dunia melalui gugurnya para syuhada dan peran mereka selama bertahun tahun. Mereka adalah orang-orang yang paling berani, paling beruntung dan paling cerdas. Mereka telah menyerahkan nyawanya dalam rangka kebebasan dan kemerdekaan Palestina dari blokade serta pembebasan Al-Quds.

Bangsa Palestina telah mempersembahkan para pemimpin mereka, para prajuritnya dalam rangka menggapai kemenangan. Ia menegaskan, kejahatan Zionis justru meningkatkan keteguhan mereka dalam mempertahankan hak-hak konstitusionalnya.

Sejarah membuktikan, Hamas yang dihadapkan pada pembunuhan para pemimpinya, justru semakin kuat, lebih solid jauh dari apa yang diperkirakan musuh Zionis. Jika pun mereka berhasil membunuhi para pemimpin Hamas, tapi mereka harus membayarnya dengan harga yang mahal. Para prajurit perlawanan telah menampar kesombongan mereka di perbatasan Gaza. (asy)

*sumber: infopalestina.com

Serangan Bom 1 Ton Israel, Tiga Petinggi Militer Hamas Syahid



Tiga Komandan Gugus Tempur HAMAS menemui syahid dirudal 1 ton bom Israel dari udara. Namun jika kita ingat sejarah, pada perang Mu'tah, umat Islam kehilangan 3 komandan tempur (Zain, Ja'far, Ibn Rawahah). Tapi setelah itu, muncul Khalid bin Walid, Singa Allah.

Sebagaimana diberitakan inilah, serangan udara Israel ke Jalur Gaza membuat syahid tiga petinggi militer Hamas. Ketiganya adalah Mohammed Abu Shamala, Mohammed Barhoum dan Raed al-Attar. Mereka syahid dalam serangan di selatan Rafah. Sedang Muhammad Dhaif, panglima sekaligus master strategi perang Brigade Al-Qassam, selamat.

Petugas penyelamat Palestina mengatakan tiga korban lainnya adalah penduduk sipil.

Sebelumnya, serangan udara Israel menewaskan istri dan putra Mohammed Deif, master strategi perang Al-Qassam. Hamas mengatakan Deif tidak berada di rumah itu saat serangan terjadi.

PM Benjamin Netanyahu mengatakan serangan ke Gaza belum akan berakhir, setidaknya sampai Deif dinyatakan tewas. Deif adalah musuh nomor satu militer Israel. Ia diburu sejak 1999.

Tiga petinggi militer yang tewas adalah perwira peralaksana operasi. Mereka membangun terowongan, mengorganisir pergerakan pasukan, serta merencanakan serangan.

Al-Attar diidentifikasi sebagai penculik Gilad Shalit, serdadu Israel yang ditukar dengan seribu tahanan Palestina tahun 2011. Shamala bartanggung jawab menahan Shalit, memindahkannya dari satu ke lain lokasi, untuk menghinari pembunuhan oleh pasukan Israel.

Israel menerapkan Protokol Hannibal, yaitu membunuh serdadu yang tertangkap lawan agar Hamas tidak bisa melakukan pertukaran dengan ratusan atau ribuan pejuang yang ditahan.

HAMAS Menarik Diri Dari Perundingan Damai, Warga Israel Panik





Tadi malam waktu Kairo (8 malam waktu Palestina/20-8-2014), Netanyahu mengadakan konferensi Pers. Diantara poin yang ia sampaikan, "HAMAS telah kehilangan empati dunia, kecuali dari Turki dan Qatar. Dunia Arab memusuhi HAMAS."

Satu jam sebelumnya, Abu Ubaidah, Jubir HAMAS mengadakan konferensi pers seluruh faksi Jihad Palestina. Ia menegaskan, "Netanyahu malu, karena ia tak berhasil membunuh Muhammad Dhaif (Panglima Al-Qassam) untuk yang keempat kali. Padahal bom yang diledakkan ke rumah dan lingkungan Dhaif sejumlah 8 bom dengan berat total 5 ton. Tapi tidak semuanya meledak."

HAMAS mengultimatum, besok (21/8) jam 6 pagi adalah hari terakhir bagi warga Israel untuk meninggalkan tempat tinggalnya atau berada di bunker dan menghindari tempat ramai. Karena bandara utama Ben Gourion akan menjadi target serangan rudal-rudal HAMAS.

Setelah ancaman Muhammad Dhaif, terjadi hal-hal menegangkan berikut:

1. Israel menunda LIGA Sepakbola profesionalnya hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
2. Ratusan warga eksodus ke bandara Ben Gourion ke luar.
3. Seluruh penerbangan dari dan ke untuk esok hari dibatalkan.
4. Bursa saham Israel anjlok ke level merah.

Abu Ubaidah menegaskan, "Adh-Dhaif akan menjadi panglima utama bagi pasukan yang akan membebaskan Masjid Al-Aqsha." Ia memerintahkan seluuh tim perundingan gencatan senjata HAMAS-faksi jihad ditarik dari Kairo. Karena proposal Kairo hanya melahirkan mayat-mayat bergelimpangan digempur Israel yang tidak mentaati perjanjian. (Nandang Burhanudin)

Hamas: Jika Netanyahu Tak Faham Bahasa Politik, Kami Tahu Cara Memaksanya






Juru bicara Hamas, Fauzi Barhum menyatakan, jika PM Zionis Benyamin Netanyahu tak faham pesan dan tuntutan Gaza lewat bahasa politik di Kairo, kami tahu cara 'memahamkannya'.

Hal itu dinyatakan Fauzi Barhum, Selasa (19/8) siang, saat perundingan masih berlangsung di Kairo, yang bisa jadi merupakan fase terakhir, untuk menyelamatkan perundingan yang terhambat sejak 15 hari lalu, disebabkan arogansi zionis menolak tuntutan Palestina.

Hamas menyatakan, penjajah zionis bertanggungjawab atas terhambatnya perundingan Kairo, dengan menunda-nunda dan tidak serius mencapai kesepakatan.

Pimpinan Hamas yang lain, Sami Abu Zuhri, dalam keterangannya, Selasa (19/8) mengatakan, penjajah zionis menyia-nyiakan kesempatan, dan mempermainkan waktu.

Ditegaskannya bahwa Hamas siap untuk menghadapi segala kemungkinan dan perkembangan yang terjadi.

Seperti diketahui, perundingan tengah berlangsung di Kairo, antara faksi-faksi Palestina dan penjajah zionis dengan mediasi Mesir, dan belum mendapatkan hasil.

*sumber: infopalestina.com

Bondan Prakoso dan Kikan ‘Ex-Cokelat’ Dukung Gaza Lewat Lagu ‘Zombie’




Melalui akun resmi Youtube, OfficialBondan, Bondan Prakoso mengunggah video lagu bertemakan simpati terhadap perjuangan Palestina. Bersama Kikan, Ex Vokalis Cokelat, mereka meng-cover lagu The Cranberries berjudul ‘Zombie’.

Dalam twitter resminya, Bondan mengatakan,”Video ini merupakan bentuk dukungan kami untuk warga Palestina di Gaza”. Bahkan tak malu-malu, Bondan menampilkan hashtag #FightForGaza.

Seperti diberitakan situs undergroundtauhid.com, dalam video ini Bondan terlihat memakai kain putih terikat di lengan dengan tulisan “Save Palestine”. Sedangkan di punggung tangan Kikan bertuliskan “Save Gaza”.

Selain itu, ditampilkan juga syair dari Fahd Pahdepie yang berisi tentang simpati terhadap perjuangan Palestina. Fahd Pahdepie atau Fahd Djibran dikenal sebagai penulis sekaligus seorang yang menggeluti seni kreativitas. “Bayangkan kalau kita sedang di Gaza, menyaksikan semua dengan rasa takut,” tulis Fahd.

Bondan Prakoso (lahir di Jakarta, 8 Mei 1984) adalah pemusik Indonesia yang mengawali karier bermusik sebagai penyanyi cilik pada tahun 80-an. Ia mulai dikenal sejak dirilisnya album Si Lumba-lumba.

"This is Gaza, Not Hollywood"



Wawancara dengan salah satu pejuang Al-Qassam

Prolog: wawancara ini berlangsung antara Dr. Faez Abu Shammaleh dengan Mahmud, salah satu pejuang Izzudin Al-Qassam (sayap militer Hamas) yang berhasil keluar dari terowongan, setelah 20 hari lebih ia bersama 23 pejuang Al-Qassam "terkubur" di dalam terowongan tersebut.

Kepada mereka yang masih ragu-ragu dan mengatakan: pejuang Palestina kalah…. Kepada mereka yang kehilangan kepercayaannya kepada diri dan qiyadahnya, yang mengatakan: ini hanyalah bualan film Bollywood (filmIndia), yang ceritanya diambil dari kisah film Hollywood….

Kepada mereka semua, kami sampaikan: memang, ini hanya terjadi di Gaza saja… setelah 20 hari tertanam di dalam tanah. Akhirnya, Mahmud, bisa keluar dari terowongan dengan selamat… Berikut petikan wawancara selengkapnya:

T: Apa gelar sarjana Anda?

J: Bachelor (sarjana)

T: Berapa lama Anda tertahan di dalam tanah (terowongan)?

J: 20 hari, tidak kurang tidak lebih

T: Berapa jumlah orang yang keluar dari terowongan dengan selamat?

J: 24 orang

T: Apa yang terjadi kepada Anda dan teman-teman Anda?

J: Pesawat-pesawat tempur Israel menembaki pintu-pintu terowongan. Ada beberapa pintu terowongan, kami yang menutup sendiri karena pihak Zionis Israel memasukan gas beracun ke dalam terowongan.

T: Bagaimana Anda dan teman-teman menghabiskan waktunya di dalam terowongan yang gelap gulita?

J: Kami sholat, bersenandung, bernasyid, bercengkrama satu dengan yang lainnya. Kami tidak pernah putus asa hingga detik-detik terakhir….

T: Apa yang Anda makan dan teman-teman Anda?

J: Sebelumnya kami membawa korma, karena terbatas, masing-masing kita mendapatkan bagian separuh dari satu butir korma, setiap harinya.

T: Lalu apa yang Anda minum?

J: Di beberapa dinding terowongan, ada genangan air. Bahkan di akhir-akhir, air itu bertambah, bahkan kami khawatir kami akan tenggelam dengan banyaknya air tersebut.

T: Berapa jarak antara posisi Anda dengan muka bumi?

J: Sekitar 25 meter

T: Bagaimana Anda bisa mendekat dengan genangan air tersebut, kemudian Anda meminumnya sementara tidak ada penerangan sama sekali, gelap gulita?

J: Kami punya alat-alat penerang yang kami gunakan saat darurat saja. Kami khawatir batereinya habis di detik-detik terakhir. Biasanya, salah satu dari kami mengumpulkan air sebanyak 40 liter setiap harinya.

T: Apakah Anda bisa berkomunikasi dengan luar?

J: Komunikasi benar-benar putus sama sekali, kami tidak tahu apa yang terjadi di sekitar kami.

T: Apakah Anda dan teman-teman juga tahu, hari ini, hari apa, jam berapa dan tanggal berapa?

J: Kami menghitung hari sesuai dengan hari-hari Ramadhan. Oleh karena itu, kami berpuasa selama 30 hari. Ketika hari raya, hari Senin, kami merayakannya di hari Selasa. Kami tahu malam dan siang, melalui jam
tangan yang kami pakai.

T: Apakah Anda sempat kehilangan harapan untuk selamat?

J: Kami tetap optimis untuk selamat, tidak hilang harapan. Kami sholat berjamaah, berdoa kepada Allah secara bersama-sama. Kami sempat berupaya menggali agar bisa keluar. Akhirnya ada di antara kami gugur syahid saat penggalian tersebut. Bersamaan dengan waktu yang berjalan, tubuh-tubuh kami pun mulai melemah. Sehingga kami tidak mampu lagi untuk menggali.

T: Setelah itu, masihkah Anda dan teman-teman Anda punya harapan hidup?

J: Awalnya, harapan untuk selamat itu besar sekali. Kami memperkirakan gencatan senjata terjadi pada hari raya. Namun sehari setelah hari raya, gencatan senjata itu juga belum terjadi, harapan untuk selamat mulai rendah dan tubuh kami mulai melemah.

T: Terkait cuaca atau suhu di dalam terowongan seperti apa?

J: Terkadang berhembus kepada kami, angin yang segar dan membugarkan kami. Tapi kami tidak tahu, dari mana angin tersebut datang.

T: Apakah di antara teman-teman Anda, sempat terjanggit sakit saat di dalam terowongan?

J: Iya ada, tapi obatnya dengan baca Al-Qur’an dan membasuh wajahnya dengan air.

T: Apakah Anda dan teman-teman Anda, sempat mengalami depresi dan kehilangan harapan?

J: Kami manusia biasa, malam-malam bagi kami sangat berat. Kami jarang tidur. Kami juga mengalami depresi kehilangan harapan untuk hidup. Namun di pagi hari, kami kembali bercengkrama kembali dengan teman-teman berbicara tentang mimpi-mimpi kami. Tentang keselamatan yang akan datang kepada kami.

T: Bisa dijelaskan kepada kami, seberapa besar kegembiraan Anda semua saat Anda ditemukan dalam keadaan sehat dan hidup?

J: Kami mendengar suara alat yang menggali di sekitar kami. Awalnya kami sempat ragu, kamipun kembali masuk ke dalam terowongan. Tapi di antara kami, ada yang mendekat ke sumber suara galian untuk mencari berita. Setelah dua jam kami menunggu, kami kemudian mendengar suara: Allah Akbar, wa lillahil hamd…

Kamipun kemudian bertakbir gembira, kami tahu kami sudah selamat. Terowongan pun dipenuhi dengan suara takbir menggema…. Allah Akbar….Allah Akbar….Allah Akbar….

*)https://www.facebook.com/mhmd.alqwqa.5

Jika Hari Ini Tuntutan Tak Tercapai, Hamas Akan Serang Israel



Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, mengeluarkan ancaman akan kembali memulai serangannya begitu masa penghentian serangan selesai, pukul 08.00 pagi Jumat (8/8/2014). Ancaman itu akan dilaksanakan jika perundingan di Mesir saat ini tidak menghasilkan diterimanya tuntutan-tuntutannya di antaranya dihentikannya embargo atas Jalur Gaza.

Saat menghadiri karnaval di Gaza untuk mendukung gerakan perlawanan, Musyir Al-Mishri, salah seorang pimpinan Hamas, mengatakan, “Jika hari ini belum ada kesepakatan tentang dihentikannya embargo secara penuh, dan disetujuinya penggunaan airport Gaza, maka besok kita akan memulai kembali serangan. Tidak akan ada perpanjangan masa penghentian serangan walaupun Israel menginginkan perpanjangan lagi selama 3 hari.”

Al-Mishri bahkan memperingatkan para pemukim Yahudi untuk tidak kembali ke rumah-rumah mereka jika pemerintah mereka tidak memenuhi tuntutan-tuntutan rakyat Palestina. Hal-hal yang dituntut warga Palestina tidaklah berlebihan sebagai manusia yang hidup di sebuah negara; hidup bebas, mempunyai pintu perbatasan, tidak diembargo dan lainnya. (msa/dakwatuna/aljazeera)

Ada Penggalangan Dana Palestina di Laga Persija-Persib Besok Minggu di GBK



The Jakmania, supporter fanatik Persija Jakarta, menggagas penggalangan dana untuk membantu warga Gaza, Palestina, yang jadi korban kezaliman Zionis Israel.

Dalam liputan rakyat merdeka online, penggalangan dana untuk Gaza rencananya akan dilakukan saat Big Match antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Bung Karno, akhir pekan nanti (Minggu, 10/8). Diperkirakan sekurang-kurangnya 50.000 suporter The Jakmania bakal memenuhi stadion Gelora Bung Karno.

Dana untuk Gaza akan diambil dari tiket pertandingan yang terjual dengan nominal Rp 1.000 per tiket. Dari hasil pendapatan tersebut akan didonasikan langsung melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT).

"Rencana ini telah disetujui oleh ketua umum kami (The Jakmania)," ujar Irlan, salah satu pentolan The Jakmania kepada wartawan (Kamis, 7/8).

Irlan, selaku perwakilan dari The Jakmania mengungkapkan, charity kali ini merupakan bentuk respon dari agresi militer yang dilancarkan Israel  kepada Palestina hingga mengakibatkan ribuan nyawa hilang,

"Tindakan tidak berperikemanusiaan dari penjajah Israel kepada warga Palestina yangg menyerang tanpa sasaran yang jelas hingga mengakibatkan banyak korban wanita, orang tua, dan anak-anak. Untuk itulah kami harus melakukan kepedulian ini," paparnya.

Selain menggalang donasi untuk Palestina, The Jakmania yang saat ini telah memiliki anggota tak kurang 110 ribu orang, juga mengajak semua orang dari berbagai profesi dan kalangan untuk membantu warga Gaza.

"Saatnya kita gugah diri kita untuk peduli, siapapun dia dan apapun profesinya. Karena suporter sepak bola saja juga bisa peduli," demikian Irlan.

*sumber foto: ongisnade.co.id

Krisis Obat-obatan, Palestina Minta Bantuan Indonesia



Untuk pertama kalinya, Gaza mengalami krisis obat-obatan. Situasi yang tengah terjadi saat ini belum pernah terjadi sebelumya selama blokade Israel terhadap Gaza. Bahkan Kementerian Kesehatan Palestina sampai kehabisan beberapa stok obat-obatan secara total.

Direktur Jenderal Urusan Farmasi Kementerian Kesehatan Palestina, dr Ashraf Abu Mahadi menyerukan agar umat Islam di dunia dan warga Indonesia khususnya untuk senantiasa berdiri bersama saudara-saudaranya di Jalur Gaza, yang sedang mempertahankan umat Islam dan berada di garis terdepan.

"Kami ingin menyampaikan pesan keseluruh umat Islam di dunia, khususnya Indonesia yang selalu membantu kami dan saat ini sedang mendirikan sebuah Rumah Sakit Indonesia di Jabaliyah, Gaza bagian utara." kata Ashraf seperti diberitakan ROL, Selasa (5/8/2014)

Ia mengatakan kebutuhan medis seperti, obat-obatan dan peralatan medis yang sifatnya terus-menerus dan tidak hanya selama perang. Pasalnya, para koban terluka yang sedang ditangani harus melakukan perawatan lanjutan meskipun apabila perang telah berakhir.

Dari 120 Roket Gaza, Hanya 8 yang Berhasil Dicegat Iron Dome Israel



Militer Israel mengakui bahwa sistem rudal Iron Dome milik mereka hanya berhasil mencegat delapan roket dari hampir 120 roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel pada hari Ahad kemarin (3/8).

Militer Israel mengkonfirmasi bahwa sekitar 110 roket menghantam wilayah-wilayah pendudukan.

Perkembangan ini datang pada saat Senat AS hari Jumat lalu menyetujui tambahan senilai 225 juta dolar untuk pendanaan sistem anti rudal meskipun Israel sedang melakukan perang mematikan di Jalur Gaza.

Bulan lalu, Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel mengirim surat kepada pimpinan kongres meminta 225 juta dolar pendanaan tambahan untuk sistem Iron Dome milik Israel.

Uang itu akan berada di samping dana senilai 351 juta dolar yang sudah didiskusikan untuk Iron Dome Israel pada tahun fiskal 2015 yang akan membawa total dana sebesar 576 juta dolar.[fq/islampos/prtv]

#UPDATE (5/8/2014) Sebulan Agresi Zionis ke Gaza: 1867 Gugur. #AyoBoikotIsrael



Kementrian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza hari ini, Selasa (5/8/2014), mengumumkan bahwa sebulan agresi penjajah Zionis ke Jalur Gaza telah menelan korban sebanyak 1867 warga gugur dan 9563 luka-luka.

Dalam laporan harian yang diterbitkan hari ini, Kementrian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengatakan bahwa di antara korban yang gugur ada 429 bocah, 243 wanita dan 79 orang lanjut usia.

Sedangkan di antara korban yang luka-luka ada 2877 anak-anak, 1853 wanita dan 374 lansia. Kementrian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa sebanyak 153 korban luka sedang dalam perawatan intensif (ICU), sehingga jumlah korban masih ada kemungkinan terus bertambah.

Kementrian Kesehatan mengingatkan bahwa sejumlah wilayah di Jalur Gaza masih di bawah gempuran sengit dan tim medis belum bisa menjangkau lokasi untuk mengevakuasi jasad korban.

Kementrian Kesehatan juga menyampaikan jumlah korban yang meninggal dalam serangan Zionis terhadap sekolah-sekolah Badan Bantuan dan Pemberdayaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), sebanyak 38 orang gugur.

Sementara itu sebanyak 112 wartawan gugur sejak awal agresi berlangsung, ditambah 12 anggota tim penyelamat dan 7 anggota pertahanan sipil. (infopalestina.com/asw)

***

Suripto: Boikot Produk Pro-Zionis!

Ketua Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Pusat, Suripto, mengatakan strategi paling mujarab untuk menghentikan agresi Israel ke Gaza yakni dengan melakukan gerakan BSD yakni Boikot, Sanksi dan Divestment. Cara yang riil yang bisa dilakukan warga Indonesia dengan memboikot semua produk-produk buatan Israel yang beredar di Indonesia. Misalnya air minum kemasan, kurma dan makanan siap saji.

Dengan melakukan boikot secara bertahap dan konsisten maka akan menghambat pasokan dana Israel dalam melakukan agresi. “Ini akan menjadi gerakan baru yang membuat mereka gentar (Israel) kalau seluruh umat Islam komitmen melakukan gerakan ini,” imbuh Suripto.

Selain itu, di bidang budaya masyarakat diimbau untuk tidak mengonsumsi fashion yang berbau Yahudi dan menghentikan konsumsi film buatan bangsa Yahudi. “Di Malaysia itu luar biasa. Restoran McD kosong saat ramadhan ini. Padahal tahun lalu selalu penuh. Kalau kita ingin konsisten minimal dimulai dari kita,” imbuh Sekjend PAHAM, Sylvia Abdul Hamid. (ROL)

INI DAFTAR PRODUK PRO-ZIONIS. KLIK INI

Gencatan 72 Jam, Zionis Tunduk Pada Persyaratan Hamas



Pusat Informasi Palestina: Gerakan Perlawanan Islam Hamas menyatakan persetujuannya atas seruan Mesir untuk menghentikan serangan dengan penjajah Zionis selama 72 jam, setelah pihak penjajah Zionis menerima dan menyatakan kepada pihak Mesir untuk komitmen pada kesepakatan tersebut.

Anggota Biro Politik Gerakan Hamas, Izet Rasyq, mengatakan bahwa gerakan Hamas telah menyetujuai seruan Mesir untuk menghentikan serangan selama 72 jam dimulai pada hari Selasa (5/8) pukul 8 pagi, untuk memulai perundingan tidak langsung di Kairo seputar persyaratan gencatan.

Dia menjelaskan bahwa hal itu terjadi sesuai tuntutan Palestina yang disepakati delegasi Palestina dan diserahkan kepada pihak Mesir.

Sementara itu Dewan Kabinet Kecil Zionis juga menyatakan telah menyetujui gencatan dan penghentian serangan ke Jalur Gaza selama 72 jam mulai Selasa pagi ini. Seperti dilaporkan TV2 Zionis, Dewan Kabinet telah menyetujui usulan Mesir untuk melakukan gencatan selama 72 jam mulai jam 8 pagi hari Selasa ini.

Dengan kesepakatan ini maka pasukan Zionis akan ditarik dalam wilayah Jalur Gaza sejak semalam hingga jam 8 pagi ini dan akan ditempatkan pada jarak beberapa ratus meter dari perbatasan Jalur Gaza. (infopalestina.com/asw)

Hamas: Sikap Negara-negara Arab Atas Invasi Israel "Menyakitkan"



Juru bicara resmi gerakan perlawanan Palestina, Hamas, Dr. Sami Abu Zuhri menggambarkan sikap pemerintah negara-negara Arab dan Islam terhadap agresi militer Zionis Israel ke Gaza sejak awal Juli, dengan istilah “mencengangkan dan menyakitkan”.

“Warga Gaza merasa sangat terpukul dengan sikap ini, akan tetapi hal ini tetap tidak akan melemahkan kemauan rakyat Palestina untuk terus berjuang, karena memang dididik untuk bersabar dan tegar sampai memenangkan pertempuran ini,” kata Zuhri dalam pernyataannya kepada harian Felesteen yang dikutip koresponden Mi’raj Islamic News Agency (MINA) di Gaza, Ahad.

Zuhri juga memberi keterangan tentang inisiasi Presiden Mesir Abdul Fattah Al-Sisi untuk mengadakan dialog di Kairo dalam ikhtiar menggunakan “kesempatan yang sesungguhnya untuk menghentikan pertumpahan darah di Palestina”.

Ia menjelaskan, “delegasi Palestina sudah berada di Kairo hari ini untuk membahas persyaratan rakyat Palestina untuk gencatan senjata. Delegasi ini terdiri dari perwakilan dua gerakan perlawanan Palestina “Hamas dan Jihad Islami” serta beberapa anggota panitia penyelenggara sementara perwakilan dari Jalur Gaza tidak bisa hadir karena menyangkut masalah keamanan.”

Selama berada di Kairo, Abu Zuhri menambahkan, delegasi Palestina rencananya akan membicarakan dokumen yang telah disepakati para faksi Palestina dan membahas dasar-dasar kesepakatan dengan pihak Israel.

Namun dalam perkembangan terakhir, pada Ahad, kabinet Israel mengatakan tidak akan kembali melakukan percobaan pembicaraan gencatan senjata dengan pihak Palestina dan akan terus melakukan “operasi” mereka di Jalur Gaza.

Agresi Israel sampai kini telah menewaskan lebih dari 1.830 warga Palestina dan melukai hampir 10.000 orang lainnya sejak 7 Juli 2014.

Zuhri menegaskan persyaratan rakyat Palestina sangat sederhana dan sesuai undang-undang internasional dan kesepakatan-kesepakatan sebelumnya serta fokus dalam menghentikan segala bentuk serangan yang dilakukan pihak penjajah Israel dan menghentikan segala bentuk blokade terhadap Gaza.

“Usul-usul ini telah berulang kali ditolak Israel,” tuturnya.

Dia juga melanjutkan, keterlibatan dunia internasional terhadap upaya-upaya gencatan tidak akan memecah tekad dan perlawanan pejuang Palestina yang terus berlanjut demi melindungi rakyatnya.

Zuhri juga memperingatkan aksi pembangkangan Israel yang terus berulang terutama setelah Hamas sebelumnya menerima upaya pembicaraan gencatan senjata yang ditawarkan PBB, namun Israel terus melakukan serangan ke selatan Rafah yang semakin intens sejak Kamis malam hingga Ahad pagi ini.(L/K01/P03/IR/mirajnews)