News Update :

PKS 1

PKS 1

PKS 2

PKS 2

PKS 3

PKS 3

PKS 4

PKS 4

PKS 5

PKS 5

Tampilkan postingan dengan label PKS Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKS Daerah. Tampilkan semua postingan

Fraksi PKS Lampung Full Team Ikuti Orientasi





Full team 8 orang anggota Fraksi PKS (Ade Utami Ibnu, Ahmad Mufti Salim, Akhmadi Sumaryanto, Antoni Imam, Johan Sulaiman, Hantoni Hasan, Mardani Umar dan Prio Budi Utomo) dari 43 anggota DPRD Lampung mulai dari senin (08/09) hingga Jumat (12/09) mendatang mengikuti Orientasi Anggota DPRD Provinsi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri di Hotel Mercure, Jakarta. Tentu agenda ini adalah semacam pembekalan dalam rangka memudahkan para anggota DPRD Provinsi yang baru saja dilantik melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dalam kerja-kerja kedewanan selepas orientasi tersebut.

Pelaksanaan oritentasi untuk anggota DPRD Lampung dilaksanakan bertahap dalam dua angkatan. Angkatan pertama dimulai dari senin kemarin (08/09) sampai dengan Jum’at (12/09) mendatang. Sementara angkatan kedua dimulai pada tanggal 15 September. Bersamaan dengan orientasi 43 Anggota DPRD Lampung, 31 Anggota DPRD Jawa Tengahpun mengikuti orientasi tersebut pada jadwal dan tempat yang sama namun dilakukan dalam tiga angkatan.

Menurut Akhmadi Sumaryanto, Anggota Fraksi PKS Lampung bahwa orientasi ini bertujuan agar Anggota DPRD mengetahui tupoksinya secara jelas, dan  dalam konteks perilaku, maka diharapkan memiliki behaviour  (perilaku) yang baik dan sesuai dengan aturan per Undang-Undangan yang berlaku.
Anggota Fraksi PKS kompak bertukar fikiran 
selepas Sholat Subuh di lokasi orientasi
Akhmadi yang juga Sekretaris Fraksi PKS ini juga menyampaikan bahwa materi-materi yang disampaikan bermuatan kebangsaan dan ketatanegaraan. “Beberapa pemateri level nasional berkesempatan mentransfer berbagai pengetahuan kebangsaan dan ketatanegaraan, seperti Prof. Dr. Imam Prasojo tentang Demokrasi dan Wawasan Kebangsaan, Dr. J. Kristiadi yang berbicara mengenai Sistem Pemerintahan Indonesia, Dr. Ermaya mengenai Undang-Undang dan Pancasila. Sementara terkait Etika Pemerintahan di sampaikan oleh Dr. Hironimous Rowa. Sedangkan tentang Tupoksi DPRD disampaikan oleh Dr. Djohermansyah Johan” kata Akhmadi.

Sebelum masuk kedalam sesi materi, Akhmadi juga menuturkan adanya pre test (tes pendahuluan) untuk mendalami pengetahuan dan bagaimana implementasi dari masing-masing Anggota DPRD terkait Pancasila, Wawasan Kebangsaan, tentang Peraturan Per Undang-Undangan dan juga Tupoksi Anggota DPRD. “Lumayan untuk pemanasan sebelum materi, ada 50 pertanyaan” tutur Anggota Dewan dari Dapil Tanggamus ini.

Fitnah Keji! Anggota PKS Meninggal Sakit Jantung, Tapi Diberitakan Media Bunuh Diri



Seorang anggota PKS yang juga merupakan Sekretaris DPD PKS Kota Tangerang Selatan meninggal Senin kemarin (8/9/2014) karena sakit jantung. Pada saat kejadian, Ruli Nutranta (46) adalah pasien RS Azra, Bogor. Ruli dirawat di RS Azra sejak hari Ahad (7/9/2014).

Beberapa media online memberitakan kematian Ruli tersebut diakibatkan karena bunuh diri. Salah satunya merdeka.com yang memberitakan dengan judul “Sekretaris DPD PKS Tangsel yang bunuh diri dosen Mercu Buana“, Selasa dini hari (9/9/2014).

Namun berdasarkan penuturan istri almarhum, Siti Saidah, Ruli meninggal bukan karena bunuh diri seperti yang diberitakan, tapi karena sakit jantung. Hal tersebut diungkapkannya melalui akun Facebooknya, Selasa (9/9/2014).

Siti Saidah mengungkapkan, “Demi Allah,demi RasululLah, demi dakwah di jalanNya...jangan fitnah alm kekasih saya dg fitnahan keji, mati dg cara bunuh diri melompat dari gedung. wahai yang memfitnah, mungkin ini juga taqdirulLah agar pahala terus mengalir tidak berhenti untuk alm. Alm syahid krn sakit jantung dan dipermudah hanya dirawat 2 hari dg kondisi membaik di akhir hayatnya,mengingat Allah, RasulNya&dakwah di jalanNya. Kami ingat pesan alm, agar memaafkan orang2 spt anda, media on line anda karena ketidaktahuan kalian...ya, kami ikhlas memaafkan kalian...”

Spirit H.O.S. Cokroaminito Memotivasi Aleg PKS




"Setinggi-tinggi ilmu,
Semurni-murni tauhid,
Sepintar-pintar siyasat"
(H.O.S. Cokroaminito)


Dalam pembekalan Aleg PKS periode 2014-2019 se Provinsi Aceh, Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah Sumatera Drs. Chairul Anwar, Apt. mengingatkan bahwa, "Seluruh Aleg PKS harus mampu menjalankan tugas dan fungsi nya sebagai dewan secara optimal baik fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan".

"Namun dalam waktu bersamaan, seluruh Aleg PKS harus lah menjadi politisi yang handal. Jadikan parlemen sebagai mimbar dakwah untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Karena politisi itu adalah yang menentukan arah dan kebijakan suatu masyarakat. Kebijakan baik yang dibuatnya maka akan bertambah baik lah masyarakat," lanjut Chairul.

Sementara itu, Sekretaris DPP PKS Wilayah Dakwah Sumatera Iie Sumirat menjelaskan bahwa seluruh Aleg PKS khususnya di Pulau Sumatera harus menjadi Politisi yang handal. "Maksudnya adalah Aleg PKS harus terdepan dan lebih produktif dalam menggagas dan melahirkan perda-perda yang berpihak dan melindungi masyarakat. Aleg PKS harus lebih maksimal dalam mengadvokasi anggaran daerah untuk kepentingan umum dan Aleg PKS harus lebih tegas dan berani dalam melakukan fungsi pengawasan".

"Semua fungsi dewan tersebut harus dikuasai dengan baik. Dan kami yakin bahwa Aleg PKS mampu melakukannya. Karena PKS bukanlah partai yang baru namun sudah 20 tahun ikut terlibat dalam sistem demokrasi ini. Oleh karena itu, Aleg PKS harus lah menjadi Politisi yang handal".

"Ungkapan H.O.S. Cokroaminoto di atas sepatutnya lah menjadi spirit dan motivasi bagi para Aleg PKS yang akan berjuang di parlemen untuk merealisasikan tujuan partai dakwah ini yaitu Mewujudkan Masyarakat Madani yang Adil, Sejahtera dan Bermartabat," pungkas Iie Sumirat.

8 Legislator PKS Sulsel dilantik Hari ini



Makassar - Hari ini (08/09) 50 anggota dewan terpilih DPRD Kota Makassar periode 2014-2019 dilantik, 5 diantaranya adalah legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), diantaranya Mudzakkir Ali Djamil, Irwan, Iqbal Djalil, Haslinda Wahab dan Yeni Rahman.

Pada waktu yang sama dilantik pula anggota dewan terpilih DPRD Gowa, 3 diantaranya adalah legislator dari PKS yaitu: Muh. Fitriady, Muhammadong dg. Rate dan Agussalim Nakku.

Dari lima anggota dewan terpilih untuk DPRD Makassar, tiga diantaranya adalah incumbent sedang dua orang pendatang baru. Haslinda Wahab dan Yeni Rahman adalah legislator baru PKS di DPRD Makassar. Sebelumnya yang mengisi kursi DPRD Kota Makassar periode 2009-2014 dari fraksi PKS adalah Mudzakkir Ali Djamil, Irwan, Iqbal Djalil, Asriadi Samad dan Sri Rahmi.

Sedang untuk DPRD Gowa, 1 diantaranya adalah incumbent dari PKS yaitu Muhammadong dg. Rate, sedang 2 diantaranya adalah legislator baru. Pada periode 2009-2014 lalu PKS hanya mempunyai 2 kursi di DPRD Gowa. [ms/pksmakassar]

PKS Solo Menorehkan Rekor Baru



Di Pemilu 2014, Partai Keadilan Surakarta (PKS) berhasil menorehkan sejarah baru dengan berhasil menduduki 2 besar. Dibawah PDIP, PKS berhasil menempat 5 anggota legislatif di DPRD Kota Surakarta yaitu: Abdul Ghofar Ismail (Dapil 1), Asih Sunjoto Putro (Dapil 2), Muhadi Syahroni (Dapil 3), Sugeng Riyanto (Dapil 4) dan Quatly A. Alkatiri (Dapil 5).

Usai pelantikan yang dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2014, untuk pertama kali dalam sejarah keikutsertaan PKS dalam Pemilu juga berhasil menempatkan salah satu alegnya di Pimpinan Sementara yang terdiri dari Ketua Sementara (PDIP) dan  Wakil Ketua Sementara (PKS). Asih Sunjoto Putro yang juga Sekretaris DPD PKS Surakarta ditunjuk untuk menduduki posisi Wakil Ketua Sementara.

“Dengan perolehan 5 anggota legislatif di DPRD ini, PKS Solo juga menorehkan sejarah baru yaitu dengan berhasil menempatkan seluruh alegnya di posisi pimpinan dan seluruh alat kelengkapan,” ujar Asih.

Bahkan ada rekor lain yang tak kalah spektakuler yaitu setiap anggota DPRD dari PKS setiap bulannya dipotong gajinya sebesar Rp 5 juta untuk keperluan sktruktur, fraksi dan komisi. Potongan ini adalah potongan tertinggi dibandingkan dengan anggota DPRD dari partai lain.

Susunan komposisi pimpinan,  fraksi dan alat kelengkapan dari F-PKS.

Wakil Ketua Definitif : Abdul Ghofar Ismail

FRAKSI

1. Ketua  : Sugeng Riyanto
2. Wakil Ketua : Quatly A Alkatiri
3. Sekretaris : Asih Sunjoto Putro
4. Angota  : Muhadi Syahroni dan Abdul Ghofar Ismail

KOMISI

1. Komisi 1        : Muhadi Syahroni
2. Komisi 2        : Quatly A Alkatiri
3. Komisi 3        : Sugeng Riyanto
4. Komisi 4        : Asih Sunjoto Putro

ALAT KELENGKAPAN YANG LAIN

1. Badan Musyawarah  + Badan Kehormatan  : Muhadi Syahroni
2. Badan Legislasi  + Badan Musyawarah : Asih Sunjoto Putro
3. Badan Anggaran     : Sugeng Riyanto
4. Badan Anggaran     : Quatly A Alkatiri

PKS Sulsel Buka Pendaftaran Pilkada



Partai Keadilan Sejahterah (PKS) Sulawesi Selatan (Sulsel) juga mulai membuka pendaftaran pilkada. Hanya saja PKS belum menerima lamaran bakal calon bupati yang ingin maju di Pilkada.

Ketua Desk Pilkada PKS Sulsel, Syamsari Kitta menjelaskan, pihaknya telah membuka pendaftaran sejak dibentuknya desk pilkada PKS. Ia menambahkan, pendaftaran PKS akan ditutup bersamaan dengan jadwal penutupan pendaftaran KPU.

"Mereka mendaftar lewat desk pilkada daerah. Tapi belum ramai," kata Syamsari saat ditemui tribunnews di ruang Fraksi PKS DPRD Sulsel, Senin (24/8).

PKS: “Bersiaga Layani Rakyat, Berjaya Menegakkan Dakwah”



Mengambil tema “Bersiaga Layani Rakyat, Berjaya Menegakkan Dakwah”, seluruh anggota legislatif PKS se-Provinsi Gorontalo mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Konsolidasi Aleg PKS yang dilaksanakan oleh DPW PKS Provinsi Gorontalo pada Sabtu, 23 Agustus 2014.

Kegiatan yang dilaksanakan i Grand Quality Hotel ini menghadirkan narasumber dari DPRD, Praktisi dan Unsur DPW PKS Gorontalo. Peserta melakukan upgrading pemahaman terkait fungsi legislasi, pengawasan dan anggaran sekaligus mendapat pembekalan terkait manajemen relasi publik  dan pengelolaan keuangan diri selama berada di DPRD.

Dalam sambutan pembukaan kegiatan, Ketua DPW PKS Provinsi Gorontalo Helmi Adam Nento, M.Ec.Dev menyatakan bahwa pihaknya hendak memastikan kesiapan dan totalitas aleg PKS dalam melayani rakyat dan mengemban amanahnya sebagai pejabat publik. “Kami berharap seluruh Aleg PKS memiliki pemahaman memadai dalam melaksanakan fungsinya di dewan,” tegas Helmi dalam sambutannya.

Kesempatan yang sama, Ketua DPP Wilayah Dakwah Sulawesi, Syarifudin mengingatkan kepada seluruh aleg PKS untuk senantiasa memegang teguh moral dan etika politik partai serta jati diri kader PKS. “Sebagai pejabat publik, aleg PKS harus menjaga kredibilitas nama baik PKS, memegang teguh moral dan etika serta mencegah diri dari perbuatan korupsi dan lainnya,”kata Syarifudin dalam arahan khusus untuk aleg.

Kegiatan ini ditutup dengan penyampaian dan penandatanganan pakta integritas aleg PKS se-Provinsi Gorontalo yang disaksikan oleh istri aleg, kader, tokoh masyarakat, dan simpatisan PKS. Arahan penutup yang disampaikan oleh Ketua DPP-Widasi, bahwa keluarga khususnya para istri aleg PKS merupakan pilar utama yang bisa menopang integritas kinerja aleg PKS. Sehingganya, DPP-Widasi pun memberi apresiasi kepada DPW Gorontalo yang melibatkan istri aleg dalam kegiatan konsolidasi aleg PKS ini. (hms_gtlo)

Dakwah Parlemen PKS Pasuruan Semakin Meningkat



Sebanyak 50 Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan periode 214-2019 dilantik hari ini. Kamis (21/08). Bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pasuruan, momen hari ini diharapkan menjai momen yang sangat penting bagi perkembangan dakwah di daerah yang dikenal basis Nahdiyin ini.

Penting karena untuk periode 2014-2019 ini PKS Kabupaten Pasuruan mengirimkan tiga wakilnya. Mereka adalah Muhammad Nadir Umar (ketua DPD PKS Kabupaten Pasuruan) dari Dapil 4, Mohammmad Zaini, ketua Badan Pemenangan Pemilu PKS kabupaten Pauruan dari Dapil 2, dan Mada Lutfi Irawan, kader PKS dari Dapil 5.

Keberadaan tiga legislator PKS ini diharapkan semakin meningkatkan produktifitas dakwah parlemen di DPDR Kabupaten Pasuruan. Harapan menjadikan Pasuruan kota industri dan pendidikan yang maju dan bebas KKN namun tetap berbasis keislaman yang kental ini akan menjadi salah satu tugas besar para legislator PKS kabupaten Pasuruan selama 5 tahun ke depan.

Jabatan dan tugas sebagai wakil rakyat adalah bagian dari perjuangan dan amanah dakwah yang harus dikelola dengan hanif, cerdas, dan penuh semangat karena tantangannya sangatlah komplek.

Selamat bekerja duta-duta dakwah parlemen!

*Moh. Nur (Koordapil 4 PKS kab. Pasuruan)