News Update :

PKS 1

PKS 1

PKS 2

PKS 2

PKS 3

PKS 3

PKS 4

PKS 4

PKS 5

PKS 5

Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

[Part II] To Be Excellent with Azmi Fajri Usman | Motivator Asia


Sobat muda yang hebat, kita lanjutkan kembali pembahasan kita mengenai To Be Excellent with Azmi Fajri Usman, Motivator Asia yang kemarin. Yuk...kita bahas lanjutannya.

2.Temukan lingkunganmu

Poin ini menunjukkan bahwa kenyamanan adalah hal yang sangat penting dalam mendukung kesuksesan. Lingkungan yang selalu membuat hati was-was menjadi kurang tepat dalam bergerak bebas mengekspresikan berbagai kreatifitas yang kita miliki. Ada banyak hal di dunia ini yang mesti dikelola dengan sangat hati-hati. Termasuk mengelola pertemanan, karena jika tidak temanpun akan menjadi ancaman dalam kesuksesan kita. Banya sekali kita mendengar istilah ‘musuh dalam selimut’, ‘teman tapi mesra’, ‘pagar makan tanaman, teman lebih dari saudara dan sebagainya. Semua unsur pertemanan tersebut harus dicermati dengan sebaik mungkin. Untuk menunjang kesuksesan kita sudah sewajarnya kita memiliki guru dan juga teman yang mendukung dengan sepenuh hati.

Dalam suatu keluarga tentu terdiri dari beberapa orang anggota keluarga baik kakak, adik maupun sepupu. Akan tetapi keberadaan mereka sebagai teman belum tentu tepat untuk mendukung kesuksesan seperti yang kita inginkan. Bukan berarti juga mereka adalah orang-orang yang tidak memberikan kontribusi karena bagaimanapun mereka lebih kurang mengerti tentang kita.

Maka berikut pemilahan teman yang perlu diperhatikan yaitu:

a.Teman range 1 = teman luar pagar rumah

Dalam memulai perjuangan menuju kesuksesan tentu kita akan ditemani oleh orang-orang yang setia mengorbankan waktu dan fikirannya demi kemajuan kita. Maka ini yang disebut teman range 1, mereka bisa jadi bukan saudara kita tapi kesetiaan dan pengorbanan dalam pertemanan cukup terbukti seiring dengan waktu, sehingga memahami pertemanan juga akan ditentukan oleh waktu tidak mungkin kita bisa langsung menjudge seseorang sebagai sahabat karena mesti syarat yang tidak bisa diabaikan dalam pertemanan itu sendiri. Untuk kategori teman ini kita hanya akan menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan misi kita atau segala proses perjuangan kita menuju kesuksesan.

b.Teman dalam pekarangan rumah

Teman dalam pekarangan adalah mereka yang tidak persis tahu tentang keadaan kita. Sehingga tidak banyak hal yang harus kita ceritakan tentang seluk beluk kita. Mereka bisa jadi hanya datang sekehendak hati saja tanpa mau peduli lebih dengan cita-cita perjuangan kita. Teman seperti ini juga patut untuk diwaspadai terkadang mereka hanya ingin mengambil azas manfaat dari pertemanan atau bahkan menjadi faktor dalam kehancuran. Seperti kisah banyak orang-orang yang mengaku berteman dengan Jokowi sehingga merasa tahu banyak tentang Jokowi dan ketika media menjadikannya sebagai informan dia hanya memberi keterangan sesuai analisa dangkalnya saja karena pada kenyataannya ia tidak persis tahu apa sebenarnya yang sedang diperjuangkan Jokowi apa cita-cita jangka panjangnya dan seperti apa kendala yang dihadapi. Maka kesalahan dalam menafsirkan kategori pertemanan jug abisa berakibat fatal bagi publik.

c.Teman kamar tamu (sudah ada pembuktian2 kesetiaan)

Teman kategori ini sudha layak dikatakan sebagai teman perjuangan karena ia telah menunjukkan kontribusi-kontribusi positif yang mendukung kita menuju kesuksesan. Teman seperti ini sudah layak untuk mengetahui banyak tentang edisi perjuangan kita menuju kesuksesan karena keberadaannya bisa dijamin tidak mengancam.

d.Teman kamar tidur

Teman yang satu ini menjadi sebagian dari kekuatan yang harus kita jaga. Teman kamar tidur adalah ia yang persis tahu tentang kadar kekuatan dan kelemahan kita hingga titik nadir. Maka semestinya menjadikan kamar tidur sebaik-baik teman curhat yang juga selalu memberi dukungan dalam berbagai tindakan yang akan kita lakukan. Teman kamar tidur adalah ia yang sangat tepat dijadikan tempat menangis dan berkeluh dengan kelemahan kita disamping sebaik-baik tempat berkeluh kesah adalah Allah swt.

3. Belajar berkarya

"Berkaryalah karena berkarya itu salah satu sifat dari perbuatan Tuhan yang harus ditiru yang dengan itulah manusia diciptakanNya"
Apa yang kamu bisa. Manusia punya potensi otak yang bermiliar
Sebenarnya setiap manusia selalu memiliki ide-ide brilian dalam dirinya hanya terkadang kita tidak berani menunjukkannya kepada orang lain. Bukankah kesempurnaan manusia itu karena dibekali akal fikiran?, secara otomatis setiap manusia mengalami proses yang namanya ‘berfikir’. Tidak peduli ia orang yang tingkat intelektualitasnya tinggi atau rendah. Proses berfikir itu tanpa disadari bisa menghasilkan karya-karya yang luar biasa. Lihat saja Newton, ia malah dikenal sebagai murid yang malas sekolah tapi pada dasarnya ia menggunakan otaknya untuk berfikir sehingga menghasilkan karya yang luar biasa.

Karya itu adalah segala sesuatu yang dihasilkan oleh seseorang apakah itu hasil dari buah fikir, buah tangan atau paduan rasa dan fikir. Maka mustahil seseorang tidak mampu melakukan karya apapun hanya perlu mendorong diri untuk berkarya seperti apapun yang kita bisa. Misalnya, seseorang yang hari ini mampu mengolah pisang menjadi aneka kue, itu juga merupakan hasil karya. Lakukan apa saja yang kamu bisa tanpa harus membanding-bandingkan nilainya dengan orang lain.
Salah itu tidak mengapa karena banyak orang belajar dari kesalahan
Hal paling aneh ketika seseorang enggan melakukan apapun karena takut salah. Padahal jelas saja alam adalah universitas kehidupan tempat kita untuk selalu belajar. Kenapa harus takut salah?, siapa yang akan menghukum kita karena kesalahan kita dalam mengasah diri berkarya, tidak ada bukan?. Setiap individu memiliki hak dalam mengembangkan diri sendiri. Bahkan banyak sekali orang-orang yang menemukan banyak pelajaran dari kesalahan-kesalahan yang dibuat atau bisa saja semua pengalaman kesalahan juga akan menjadi pelajaran bagi orang lain sehingga dalam memulai karya seseorang tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama.
Kesempurnaan itu hanya didapatkan dari karya yang terus diasah
Tentu tidak ada yang sempurna di dunia ini. Namun proses pembelajaran adalah hal paling penting menuju kesempurnaan. Kahlil Gibran justru memulai karyanya dengan bentuk kekecewaan hati atau perasaan mencintai yang mendalam. Namun secara teori sastra karyanya belum lah menjadi karya sempurna yang dipahami semua orang akan tetapi ia terus saja mengekspresikan daya fikir dan rasa yang ia miliki sehingga kemampuan sastranya terus diasah hingga ia berhasil menciptakan karya yang begitu banyak. demikian juga dengan para hafiz yang selalu mengasah kemampuannya menghafal dengan jadwal murrotal atau metode-metode yang nyaman baginya. Semua proses kesempurnaan itu tetap harus dilakukan dengan karya-karya yang terus diasah. Practices make perfect!!!

***Selesai***

By : Azmi Fajri Usman (081269473763)
Email : azmi.asia@gmail.com

[Part I] To Be Excellent with Azmi Fajri Usman | Motivator Asia


Sobat muda yang hebat!!!. Sepanjang perjalanan hidup manusia, selalu ingin mencari yang namanya kesuksesan. Ya... kata ‘sukses’ itu seakan menjadi syarat mutlak menuju kebahagiaan. Meskipun sebenarnya kebahagiaan itu sendiri adalah sesuatu yang relatif, kenapa relatif?, karena tergantung pribadi masing-masing.

Nah....Hal yang paling penting dimaknai adalah seperti apa sebenarnya kesuksesan yang diraih seseorang, benarkah semua orang sudah mendefinisikan kesuksesan secara universal?. Coba kita perhatikan secara sederhana ‘sukses’ itu didefinisikan sebagai puncak pencapaian seseorang terhadap visi tertentu. Mungkin anda juga memiliki definisi ‘sukses’ dalam fikiran anda.  Bayangkan,,,wauww indahnya ketika anda berhasil menikah dengan orang yang anda sukai bukan?. Atau anda cukup merasa berhasil karena baru saja mendapat bonus besar dari kantor berkat kerja cerdas anda?. Setiap kita pasti punya cerita sukses masing-masing kan....nah ada lagi neh kisah sukses seorang pelari yang berhasil mencapai titik finish, huffff, luar biasa lega dan ia sudah dianggap sukses iya kan?. Sama halnya dengan seorang guru yang berhasil melihat murid-muridnya lulus, baginya itu adalah suatu kesuksesan juga kan?.

Tapi, mesti diingat lagi neh...kesuksesan tersebut tentunya memiliki jenjang dunk, iya dunk, karena sifat manusia yang tidak pernah puas pasti selalu menuntutnya untuk terus mendayagunakan potensi diri dan menciptakan visi-visi baru untuk mencapai sesuatu yang lebih besar. Banyak sekali motivator dunia yang mengungkapkan makna kesuksesan serta berbagai cara untuk mencapai kesuksesan, tapi yakinlah semua teori yang mendefinisikan kesuksesan tersebut tidak akan memberi pengaruh apa-apa kalau secara pribadi kita tidak mempersiapkan diri menjadi orang sukses, ya ga? atau bahkan tidak pernah berani berfikir untuk sukses, waaaah, ini lebih parah lagi, ada ya orang yang tidak pernah berfikir untuk sukses?

Misalnya ada pertanyaan begini ‘Apakah sukses itu hanya milik orang-orang tertentu?’, kira-kira apa jawaban anda?, tentu ‘ya’, ya milik orang-orang yang mau mencari arti tentang keberadaan dirinya di dunia, orang-orang yang terus meningkatkan kemanfaatan dirinya sehingga dunia mengenalnya. Maka, ketika semua orang mau berfikir demikian, tentu sukses itu menjadi milik semua orang sehingga tidak ada lagi kata ‘orang-orang tertentu’ bukan?.

Sobat muda yang hebat!!!...berikut saya akan menyampaikan Tiga Kiat menjadi orang Sukses di Dunia:

(Three tips to be a Success One in the World)

1. Belajar mengenal diri (Learning to know yourself)

‘Kenalilah dirimu maka kamu akan mengenal Tuhanmu’, anda pasti sering mendengar kalimat itu bukan?.

Coba kita renungkan, keberadaan kita di dunia ini tidak lain adalah untuk menjadi seorang hamba. Maka apabila kita belum mengenal diri bagaimana kita mampu menghambakan diri kepada Tuhan?. Berhati-hatilah, kerap orang-orang yang telah sukses menganggap dirinya super segalanya, sehingga menjadi lupa diri bahkan tidak sadar apa akhir dari pencariannya sehingga banyak kita menemukan orang yang sudah memiliki kekayaan berlimpah tapi bunuh diri, artis terkenal malah mati karena overdosis dan sebagainya. Itu semua terjadi karena mereka belum sepenuhnya mengenal dirinya, bahwa kita hanyalah seorang hamba yang dibekali dengan potensi diri, maka manfaatkan potensi diri tersebut untuk lebih tunduk kepada Tuhan kita. Karena semakin kita patuh dan tunduk  Tuhan tidak segan-segan memberi keberkahan dalam proses pencapaian kita sehingga kesuksesan yang kita raih pun semakin berkah dan menjadi keberkahan untuk banyak orang. Sederhana saja bukan?, semua ada dalam diri kita dan kita yang menciptakan proses kesuksesan, We create our success by ourself.

Tentu, Ketika kita sudah mengenal diri maka lihat saja anda akan mendapati berbagai kesempatan kebaikan disekitar anda. Beberapa hal yang penting dalam mengenal diri itu antara lain:
Temukan bakatmu
Bakat secara sederhana bisa diartikan potensi yang dibawa sejak lahir, tapi secara detail William B. Michael memberi definisi “An aptitude may be defined as a person’s capacity, or hypothetical potential, for acquisition of a certain more or less weeldefined pattern of behavior involved in the performance of a task respect to which the individual has had little or no previous training (Michael, 1960: 59).

Definisi tersebut menunjukkan bahwa dalam diri setiap orang sudah ada bakat tertentu tinggal bagaimana setiap kita sadar dan mau menggali bakat yang kita miliki. Sehingga bakat yang kita miliki akan terus di asah agar memiliki nilai lebih. Misalnya, kisah seorang gadis yang memiliki hobi menulis cerita dari kecil, tapi karena keterbatasan ekonomi ia tidak melanjutkan pendidikan, sehingga ia lebih memilih menjaga warung neneknya, namun sambil menjaga warung ia selalu menulis berbagai hal. Pada suatu hari datang seorang wartawan ke warungnya dan kebetulan membaca petikan paragraf-paragraf yang ada didinding warung, karena penasaran wartawan tersebut menanyakan siapa penulisnya dan gadis tersebut langsung mengakui dia lah penulisnya. Wartawan tersebut langsung menemukan bakat gadis tersebut dan langsung memintanya mengisi rubrik artikel dalam majalah yang sedang dirintisnya.

Betapa luar biasanya bukan?, seorang gadis penjaga warung yang bahkan tidak berfikir untuk menjadi penulis tapi bisa mendayagunakan bakatnya untuk sebuah perusahaan majalah. Tentu karena bakat tersebut tidak dibuangnya begitu saja, ia tetap menjadikan itu sebagai suatu hobi. Hal ini sangat penting bagi kita untuk mengenal bakat diri kita masing-masing. Bisa jadi seseorang menjadi uring-uringan bahkan di umur hampir kepala tiga masih bingung menentukan bakat sendiri. Hal tersebut sering terjadi karena seseorang tidak bersyukur dengan kelebihan sendiri tapi sibuk mengukur kesuksesan orang lain tanpa mau mengasah kemampuan sehingga lama-kelamaan menjadi hilang. Banyak juga bukan kita melihat orang yang kecerdasannya biasa saja tapi mampu berubah maju menjadi seseorang yang dikagumi dunia hanya karena ia konsisten dalam mengasah bakat yang ada dalam diri dan terus menerus melakukan inovasi dan berjejaring dalam menciptakan ide-ide yang lebih bermanfaat untuk banyak orang. Inilah yang sangat penting, menemukan bakat diri dan mengasahnya secara terus menerus.
Aksi sekarang juga (Act now!!!)
“Don’t wait until tomorrow if you can do today”,  penyakit paling parah yang banyak mempengaruhi kesuksesan seseorang adalah manajemen waktu. Padahal jelas salah satu keutamaan shalat tepat waktu adalah melatih kita untuk menghargai waktu karena mahalnya waktu sampai kita tidak mungkin mengulang waktu. Maka lakukan sekarang juga apa yang menjadi visi kebaikan anda!!!, jangan menunda-nunda dalam melakukan kebaikan.
Praktikkan sesederhana mungkin yang kamu bisa
Bukankah memindahkan ranting pohon di jalan sudah dianggap satu kebaikan yang luar biasa?. Maka praktikkan hal-hal sederhana secara kontinyu dan yakinlah hal-hal besar yang tak terduga akan menghampiri anda. Seperti kisah seorang pemerhati anak yatim di Cireundeu. Beliau hidup sangat sederhana tapi dalam hatinya ia memiliki keinginan besar untuk mendirikan satu apartemen indah untuk para anak yatim agar mereka bisa menghafal Al-quran dengan tenang. Impian tersebut terus dirawat dihati dengan penuh keyakinan sambil memulai kebaikan dengan mengajak anak-anak yatim yang mau tinggal bersama beliau untuk menghafal Al-quran. Kegiatan tersebut dilaluinya dengan tekun, meski hanya ada lima orang anak tapi beliau dengan senang hati mengajari mereka menghafal Al-quran. Subhanallah, tidak berselang satu tahun kemudian beliau mendapat keajaiban dari Allah swt, karena ada yang mewaqafkan sepetak tanah di daerah pondok Indah dan lengkap dengan bangunan yang beliau inginkan. Syukur Alhamdulillah, luar biasa sekali pengaruh kebaikan-kebaikan kecil yang beliau tekuni dan terus yakin dengan keberkahan Allah swt.

Bersambung...

By : Azmi Fajri Usman (081269473763)
Email : azmi.asia@gmail.com