News Update :

PKS 1

PKS 1

PKS 2

PKS 2

PKS 3

PKS 3

PKS 4

PKS 4

PKS 5

PKS 5

Tampilkan postingan dengan label Aher. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aher. Tampilkan semua postingan

Aher Pernah Jadi Sasaran Hujatan Pengguna Twitter


Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, pernah menjadi sasaran makian dan hujatan oleh pengguna sosial media Twitter. Kala itu, Aher dituding menjual Gunung Ciremai di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kepada Chevron, perusahaan asal Amerika Serikat, sebesar Rp60 triliun.

Menanggapi hal itu, Aher akhirnya angkat bicara melalui akun Twitternya @aheryawan. Bahkan, Aher membuat kultwit sebanyak 22 untuk menjelaskan isu penjualan Gunung Ciremai tersebut. Aher menegaskan isu tersebut hoax. Sesuai SK Menhut No 424 Tahun 2004, kawasan hutan Gunung Ciremai sebagai taman nasional sehingga tidak boleh ada pemanfaatan selain untuk kehutanan, terlebih dijual.

Di akhir tweet-nya, Aher mengingatkan kepada mereka yang menyebarkan isu. “Hati-hati yah, membuat dan menyebarkan berita bohong seperti ini bisa dijerat UU ITE Nomor 11 Tahun 2008,” tulis Aher.

Tak hanya Aher, wakilnya kala itu Dede Yusuf lebih dulu menjelaskan melalui Twitter. Dalam akun Twitternya @dedeyusuf_1, dia sempat mempertanyakan apakah sebuah gunung bisa dijual.

Namun, Aher tak sampai melaporkan para penghujat dirinya itu ke kepolisian. Politisi PKS itu lebih memilih bersabar menghadapi kritik dan hujatan dari masyarakat. “Saya bersabarlah pokoknya,” tutur Aher.

Hujatan terhadap Aher juga muncul saat akun @AHER_DEMIZ memposting foto Aher tengah makan dengan sejumlah orang yang salah satunya menggunakan jersey Persib Bandung bertuliskan PKS di dada kanan bagian atas.

Aher banjir hujatan karena klub kebanggaan warga Bandung itu dikaitkan dengan partainya. "Sebagai bobotoh saya kecewa. Jangan bawa-bawa politik ke sepakbola," ujar fans club Persib, Yana.

Aher pun menjelaskan bahwa orang disampingnya yang menggunakan jersey Persib bertuliskan PKS tidak ada kaitan dengan dirinya. Sebab, orang itu adalah simpatisan Persib yang juga kader PKS.

"Gini, ada seseorang yang punya kaos biru, lalu dia bobotoh Persib, dia juga PKS, terus bikin sendiri. Ada masalah enggak?" ujarnya.[dm]

Lepas Jamaah Calon Haji, Aher Beri Motivasi


Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan kesehatan badan seseorang bergantung kepada kesehatan ruhiyahnya. Dalam pelepasan calon haji kali ini, Aher pun memotivasi para jamaah calon haji agar memiliki azam yang bagus saat di tanah suci.

"Ketika motivasinya bagus, tulus, azamnya bagus, kita suka menemukan keunikan, di tanah air susah jalan, justru ketika haji jadi kuat," kata Aher saat melepas jamaah calon haji Kloter 34 dari Kabupaten Karawang di Asrama Haji Bekasi, seperti dilangsir pasberita.com, Jumat (12/9).

"Pelaksanaan haji diatur Kemenag, tapi SK pemberangkatan dari Gubernur," canda Aher kepada jamaah.

Tak lupa, Aher yang juga seorang da'i ini juga mengingatkan para jamaah akan hadits Nabi Muhammad Saw yang berbunyi "Ambillah dariku manasik haji, tata cara haji yang benar".

"Selamat menemui Ka'bah yang agung, mulia, karim. Mari luruskan niat, kokohkan niat, ibadah kita bukan kepada Ka'bah, tapi kepada Allah. Jiwa muslim, jiwa yang beriman pada Allah lebih agung, lebih mulia daripada Ka'bah, kata Rasulullah," kata Aher.

Selain Aher, acara pelepasan jamaah calon haji ini juga dihadiri Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jabar.

Total jemaah calon haji asal Jawa Barat tahun ini berjumlah 29.888 orang yang terbagi dalam 68 kloter.[dm]

Gubernur Jabar @aheryawan Gegerkan Twitter Lewat Ide "Peradaban Pertanian"



Membahas #PeradabanPertanian sambil menikmati hasil pertanian. @aheryawan dan @netty_heryawan .. romantisnya

Mungkin Ahmad Heryawan satu-satunya Gubernur di Indonesia yang rajin memaparkan ide-ide nya dan berdiskusi di twitter. Lewat akun @aheryawan yang sampai saat ini memiliki 200 ribu lebih followers, Kang Aher (begitu sapaan akrab beliau) rajin menyapa para pengguna twitter dan hampir setiap pekan (setiap Selasa malam) memaparkan ide dan berdiskusi lewat tagline #AherInterActweet.

Selasa pekan ini (2/9/2014), gubernur dengan segudang prestasi dan ratusan penghargaan ini gegerkan twitterland lewat pembahasan "Peradaban Pertanian". Apa dan bagaimana? Mari kita simak:

Assalamualaikum taruit, kumaha daramang? kita diskusi lagi ya

Hari ini (Selasa malam, 2/9/2014) kita bahas tentang #PeradabanPertanian

Pertanian akan tumbuh dan berkembang manakala kita memandang pertanian ini penting #PeradabanPertanian

Faktanya memang penting karena tidak mungkin ada kehidupan tanpa pertanian

Krisis yang paling kita khawatirkan itu yang pertama adalah krisis air, dan yang kedua adalah krisis pangan.

Kalau suatu saat bumi ini krisis air, krisis pangan, bahaya! Efeknya kematian

Pangan dan Air adalah 2 hal yang langsung masuk kedalam tubuh manusia

Maka, air dan pangan harus diselamatkan. pangan akan lancar kalau air pun lancar

Keduanya, air maupun pangan, berkaitan langsung dengan kehidupan.

Kalau logam, emas, perak memiliki nilai, tapi tidak langsung berhubungan dengan kehidupan kita sehari2.

Sedangkan pangan langsung berhubungan dengan kehidupan

Untuk menjamin kehidupan kita mari selamatkan masa depan pangan dan air kita

Mari kita hadirkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan

Ketahanan pangan adalah ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya

Kemandirian pangan adalah kemampuan memiliki dan memanfaatkan sumberdaya pangan secara mandiri

Kedaulatan pangan adalah ketersediaan, kesinambungan, dan ketidaktergantungan thd produksi pangan global dan harga pasar

Singkat kata, kita harus merdeka dan berdikari dalam urusan pangan

Ketahanan pangan bergantung pada ketahanan pertanian, sementara ketahanan pertanian bergantung pd ketahanan para petani

Ketahanan pertanian akan terjadi jika kesejahteraan petani sebanding dengan bidang2 yang lain

Jika para petani tidak terjamin kesejahteraanya, jangan harap akan lahir petani2 baru di negeri ini

Beberapa hal yang bisa meningkatkan kesejahteraan para petani: 1. subsidi yg memadai, 2. luas lahan yg memadai

Tidak ada satu negarapun di dunia yg tidak mensubsidi para petani

Para petani Indonesia, khususnya petani padi adalah petani yang handal

Terbukti dengan, produksi dan produktifitas padi Indonesia lebih tinggi dibandingkan Thailand, Vietnam dan India

Khususnya produktivitas petani Jabar bs mencapai 6,004 ton per hektar th 2012, lbh tinggi dr Thailand, Vietnam dan India

Kekurangan kita ada pd luas lahan, petani di Thailand rata2 memiliki 3 hektar per orang, kita hanya 0,3 hektar per orang

Rasio jumlah lahan dan penduduk Thailand lebih besar dibandingkan rasio jumlah lahan dan penduduk Indonesia

Meski produksi & produktivitas kita lebih tinggi dibanding Thailand, tapi kita msh hrs impor

Oleh karenanya kedepan kita hrs merancang swasembada pangan dengan 2 pendekatan, intensifikasi dan ekstensifikasi lahan

Intensifikasi dg pendekatan teknologi, guna meningkatkan produktifitas, ekstensifikasi dg membuka lahan pertanian baru

Kita dukung Ide 5 juta sawah baru di Indonesia #PeradabanPertanian

jika 5 juta hektar dibagi 2 hektar per orang, maka ada 2,5 juta keluarga petani baru #PeradabanPertanian

Jika setiap keluarga beranggota 4 orang, maka program ini menghidupi 10 juta penduduk Indonesia #PeradabanPertanian

Jk ada 10 juta ha hutan produksi baru, 10 juta ha perkebunan baru, betapa banyak tercipta lapangan pekerjaan baru #PeradabanPertanian

Menyelesaikan masalah petani & nelayan berarti kita telah menyelesaikan 40% penduduk Indonesia #PeradabanPertanian

Menyelesaikan masalah petani & nelayan berarti kita telah menyelesaikan 80% kemiskinan di Indonesia

Inilah cara pandang industri berbasis lahan. #PeradabanPertanian

Jika lahan pertanian, perkebunan, dan kehutanan bisa menyediakan lapangan kerja, maka lahan sdh berfungsi sbg industri

Membahas #PeradabanPertanian ternyata menarik dan panjang ya, nanti kita sambung lagi

Berfikir besar, untuk prestasi besar, Indonesia pasti Bisa

Sekarang sdh dijaga dg perda tata ruang RT @AlQossam3: gmn caranya agar lahan2 pertanian khususnya di jabar diberdayakan ?

Ya, kita usulkan subsidi pupuk dinaikkan RT @muktiwan: Pertanyaannya pak kenapa pupuk langka dipasaran dan sekalipun ada harganya tinggi

Terima kasih atas perhatiannya. Mohon maaf tidak bisa membalas semua tweet rekan rekan, kita jumpa di #AherInterActweet pekan depan

Aher Peroleh Gelar Doktor Kehormatan Ketatanegaraan Islam

Pada Kamis 17 Juli 2014 ini, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menerima Gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) dalam Bidang Ketatanegaraan Islam (Siyasah Syaríyyah) dari Universitas Islam Nasional (UIN) Bandung.

Gelar kehormatan ini diberikan kepada Ahmad Heryawan karena kontribusinya yang nyata untuk bangsa dan negara di bidang ketatanegaraan  Islam DI IndonEsia, baik melalui jabatannya sebagai gubernur maupun aktivitas pribadi dalam dakwah dan aktivitasnya di dunia politik.

Penganugerahan gelar kehormatan ini dilaksanakan di Auditorium UIN Bandung, Jl. A.H. Nasution 105 Bandung, yang dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dari kalangan pemerintahan, partai politik, dan para akademisi.

Promotor  penganugerahan gelar doktor kehormatan tersebut terdiri dari tiga guru besar, yaitu Prof. Dr. H. Juhaya S. Praja, sebagai ketua promotor (UIN Bandung), sedangkan co-promotor adalah Prof. Dr. Dede Rosyada, MA., (UIN Jakarta), MA dan Prof. Dr. Oyo Sunaryo Mukhlas, M.Si. (UIN Bandung), dan  Prof. Dr. H. Moh. Najib, M.Ag., (UIN Bandung).

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan Pada tahun 2011 juga telah menerima gelar Doctor Honoris Causa dari Youngsan University Korea Selatan, dalam Bidang Bisnis Administrasi.

Dalam kesempatan itu Ahmad Heryawan menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul, Transformasi Paradigma Tata Kelola Pemerintahan Menuju Masyarakat Madani Berdaya Saing Tinggi.

Menurut Ahmad Heryawan, tranformasi paradigma merupakan perbaikan cara pandang dan sikap terhadap sesuatu untuk melahirkan percepatan perbaikan kualitas tanpa harus melakukan perubahan secara drastis.

Transformasi Paradigma Tata Kelola Pemerintahan merupakan bagian dari ikhtiar meretas jalan menuju tatanan masyarakat madani berdaya saing tinggi, yang memiliki empat dimensi: nilai dan karakter, keseimbangan duniawi dan ukhrowi, kesejahteraan, dan harmoni alam-manusia. Proses transformasi mengedepankan pendidikan masyarakat secara terstruktur dan bersistem, yang mampu membangun jejaring kemajuan secara global, serta penekanan akan pentingnya keyakinan diri untuk mencapai keberhasilan.

Dalam upaya mewujudkan masyarakat madani berdaya saing tinggi, diperlukan empat tema besar strategi transformasi paradigma tata kelola pemerintahan. Pertama, paradigma kesisteman tata kelola. Kedua, paradigma kepemimpinan dan birokrasi. Ketiga, paradigma kesiapan masyarakat dalam beradaptasi, dan keempat, yaitu paradigma kelembagaan; ditopang dengan kemampuan kolektivitas yang pandai melahirkan kreasi bersama, dan pandai beradaptasi secara tepat  dalam perubahan pola pikir bersifat kontekstual, serta gaya hidup mandiri dan pandai mengatur diri.

Membangun masyarakat madani berdaya saing tinggi, perlu ditopang dengan dua pilar penting yaitu nilai-nilai wahyu keagamaan (ulum), dan nilai-nilai ilmu pengetahuan dan teknologi (funun). Kedua pilar penting tersebut sebagai landasan untuk memiliki keberanian dan konsistensi semua pihak dalam melakukan transformasi paradigma secara menyeluruh dan berimbang, yaitu serangkaian transformasi paradigma sebagai hasil formulasi pembangunan keagamaan (IMTAQ) dan pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), menuju kondisi ideal tatanan masyarakat madani di masa depan.

Dalam rangka menjamin terlaksananya transformasi paradigma pemerintahan menuju masyarakat madani berdaya saing tinggi, dibutuhkan lima komitmen utama, yaitu: komitmen individu, komitmen multi pihak, komitmen pimpinan diseluruh tingkatan birokrasi, komitmen membangun generasi penerus yang handal dan terpercaya, dan komitmen menggalang kebersamaan untuk maju dan berkembang.

Transformasi paradigma tata kelola pemerintahan, perlu diimbangi dengan upaya luar biasa yang bersifat terobosan, dalam peningkatan daya saing bangsa. Dengan demikian harus bergegas untuk menyelesaikan tujuh tantangan besar bangsa: melahirkan negarawan, melahirkan pemikir-pemikir besar, melahirkan pengusaha-pengusaha besar, melahirkan pemimpin nasional, melahirkan tokoh agama dan tokoh masyarakat, menciptakan sistem Indonesia multi akses, dan melaksanakan transformasi Indonesia menjadi negara berbudaya industri.

Buku Transformasi Paradigma Tata Kelola Pemerintahan Menuju Masyarakat Madani Berdaya Saing Tinggi memberikan gambaran dan pembelajaran dari praktek baik tata kelola Pemerintahan Provinsi Jawa Barat, dengan harapan dapat memandu dan memberi inspirasi bagi para pembaca untuk merespon tantangan dan harapan pembangunan kesejahteraan masyarakat, demikian Heryawan.

*)http://jawabaratnews.com/ahmad-heryawan-peroleh-gelar-doktor-kehormatan/

Petani dan Nelayan Beri Penghargaan ke Aher

Petani dan nelayan Provinsi Jawa Barat, memberikan penghargaan Penghargaan Adhibakti Tani (Pratama) kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Kepala Kelompok Kontak Tani Nelayan Nasional (KTNA) Pusat, Winarno Tohir kepada Heryawan yang akrab disapa Aher, di Pendopo Agung Kepanjen, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur.

Menurut Ketua Kontak Tani Nelayan Provinsi Jawa Barat Oo Sutisna, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan dari para petani dan nelayan atas jasa-jasa serta regulasi Gubernur Jawa Barat terhadap sektor pertanian di Provinsi Jawa Barat. Penghargaan Pratama, Madya dan Maha Utama ini, disematkan masing-masing pada pejabat, petani dan pihak yang berjasa dalam bidang pertanian setelah menjalankan proses pengusulan oleh petani dan nelayan masing-masing daerahnya.

Oo mengatakan, Gubernur Jawa Barat mendapatkan apresiasi dan perhatian KTNA atas program Pemprov Jawa Barat yang berhasil mendongkrak produktifitas pertanian di Jawa Barat. Yakni, dengan bantuan puluhan ribu mesin traktor kepada para petani di Jabar.

Dikatakan Oo, petani terkendala mahalnya harga traktor. Namun, melalui program Provinsi Jawa Barat, gubernur dapat memberikan bantuan traktor kepada petani yang jumlahnya puluhan ribuan. ''Ya, ini jelas sangat meringankan beban petani, ” katanya.

Sementara menurut Aher, Ia sangat mengapresiasi penghargaan tersebut. Pemprov Jabar sendiri, tahun ini menargetkan akan memberikan lagi bantuan traktor sebanyak 2.500.

Acara KTNA ini dihadiri oleh perwakilan seluruh petani dan nelayan se-indonesia. Dalam acara rembuk ini hadir lebih dari 1.500 peserta petani dan nelayan dari setiap kabupaten, kota dan provinsi. Selain Aher, 20 orang kepala daerah mendapatkan penghargaan dalam kesempatan tersebut. Termasuk, Gubernur Jawa Timur Soekarwo. [pks.or.id/pksmakassar.or.id]

Aher Siap Jadikan Jabar Basis Prabowo - Hatta

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjadi bagian dari tim pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Pria yang akrab disapa Aher ini ditunjuk sebagai ketua tim kampanye daerah di Provinsi Jawa Barat.

Selepas mengikuti pertemuan di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Ahad (25/5) malam, Aher mengatakan, pembentukan tim kampanye di daerah berjalan lancar. Ia mengatakan, tim di provinsi dan kabupaten/kota sudah ada yang terbentuk.

"Insya Allah kita akan deklarasi besar," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. Aher memberikan kesempatan untuk tim di kabupaten/kota membentuk barisan hingga Senin (26/5).
Selanjutnya, Aher mengatakan akan ada rapat konsolidasi tim provinsi dan tim kabupaten/kota. Pada Rabu (28/5), Aher mengatakan semua tim kampanye, ormas, dan juga relawan akan melakukan deklarasi di Bandung.

"Kalau urusan menggerakan massa, saya tukang menggerakan dari dulu," ucap Aher.

Setelah mendapat mandat dari tim pemenangan nasional, Aher mengaku akan bergerak maksimal. Ia mengatakan, bertanggung jawab penuh untuk bisa membawa kemenangan pasangan Prabowo-Hatta di Jawa Barat.

"All out, tidakk bisa setengah-setengah. Kalau ditugaskan gak pernah setengah-setengah juga. Maka insya Allah di Jabar menang," kata Aher. [rol]

Ketika Pejabat PKS Salah Kostum

by Ahmad Heryawan

Maaf jika salah kostum :)
Naik boat usai pelantikan Gubernur Maluku Utara Pak Abdul Ghani Kasuba (Senin, 5/5/2014), foto bersama Menteri Sosial pak Salim Segaf Al-Jufri dan pak Nurmahmudi Ismail (Walikota Depok).

Ternate memang indah.
Indonesia seluruhnya sangat kaya dan mempesona. Harus jadi primadona pariwisata dunia.

Apakah bisa? Insya Allah pasti bisa!!
Turki 15 tahun lalu adalah negara yang dibenci wisatawan karena kumuh dan banyak copet, sekarang dipimpin Perdana Menteri yang pekerja keras dan visioner, Turki jadi destinasi wisata terbaik dunia, mengalahkan negara-negara Eropa.

#semangatINDONESIA !!!

Pengamat: Ingin Menang Pilpres Gandeng Tokoh Jabar

Jawa Barat merupakan provinsi paling banyak penduduknya dibanding provinsi lain. Pada Pilpres depan, Jabar cukup menentukan sehingga bila ada calon presiden menggandeng tokoh Jabar bisa berpeluang untuk menang.

Hal ini dikatakanPengamat Politik Universitas Padjadjaran Dede Mariana. Menurut dia, secara analisa kualitatif, partai politik jika mencalonkan orang Jabar memiliki peluang kemenangan yang sangat besar dalam petarungan Pilpres. Alasannya, imbuh dia, sekarang ini terjadi politik identitas, sehingga sentimen etnik bisa berpengaruh menarik pendukung.

"Apalagi masyarakat Jabar, mayoritas sangat menginginkan warga Jabar menjadi pemimpin nasional, yang memang sudah sejak lama tidak ada," katanya, Sabtu (3/5/2014).

Selain itu, kata Dede, jumlah pemilih di Jabar sangat banyak dibandingkan daerah lainnya. Maka ketika seorang tokoh Jabar memiliki basis massa yang kuat dan maju sebagai calon pemimpin, bukan tidak mungkin terpilih.

Dede mengatakan, kondisi kekinian calon yang berasal dari Jabar, dan berani siap menjadi pemimpin nasional, yakni Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan raja musik dangdut Rhoma Irama. Khusus untuk Aher yang merupakan panggilan akrab Ahmad Heryawan, imbuh dia, sudah memiliki modal utama, yakni bisa memenangkan pemilihan gubernur sebanyak dua kali.

Namun, kata Dede, Aher juga jangan terlena. Dia harus berusaha keras melakukan konsolidasi dengan rakyat Jabar. Sehingga dukungan kepada yang bersangkutan akan semakin banyak.

"Masyarakat Jabar itu merupakan golongan pemilih cair. Sehingga jika ingin Aher terpilih menjadi capres atau wapres harus ekstra keras melakukan konsolidasi," ujar Dede.

Dikatakan Dede, wacana beredar di lapangan Aher banyak dibicarakan cocok untuk mendampingi calon presiden dari Gerindra, Prabowo Subianto. Bahkan jika hal ini terwujud, bisa menyaingi calon presiden dari PDIP Jokowi yang menurut lembaga survei selalu berada di tingkat tertinggi.

Selain itu, kata Dede, Aher memiliki beragam atau puluhan penghargaan atas kinerjanya selama memimpin Jabar. (Yedi S/"PR"/A-88)***

Ada-Ada Saja Ulah Gubernur Asal PKS Ini

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, sejak masa kepemimpinannya di Sumatera Barat dikenal tidak pernah menaiki pesawat dengan kelas bisnis walaupun yang dinaiki pesawat Garuda, beliau selalu memesan kelas ekonomi. Hal ini sangat berbeda dengan pejabat lainnya yang sering kali menaiki pesawat kelas Bisnis untuk berpergian menggunakan uang negara.

Kebiasaan Gubernur yang merupakan kader PKS ini mengundang orang-orang ingin mengetahui apakah benar yang dilakukan, apalagi hal ini hampir tidak pernah dipublish di media-media. Tak jarang penumpang lainnya yang mengenal beliau ketika menaiki pesawat memfoto beliau yang terlihat antri atau justru duduk di bangku kelas ekonomi pada sebuah pesawat.

Kali ini beredar di sosial media facebook, foto Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno sedang mengantri pengecekan tiket pesawat lion air sebelum menaiki pesawat. Pada foto tersebut tidak jelas keterangan beliau akan terbang kemana, tapi dari buramnya gambar diketahui bahwa pengambilan foto dilakukan dengan menggunakan kamera telepon genggam. Sedangkan pada akun facebook dengan nama Tentang Gubernur Sumbar menyebutkan bahwa foto tersebut diambil Sabtu (3/5) lalu dengan penerbangan menuju Jakarta.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau yang lebih akrab disapa Kang Aher juga memiliki kebiasaan yang sama seperti rekannya Irwan Parayitno. Pada penerbangan Jakarta-Pontianak, Aher didapati sedang mengantri di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, ketika hendak terbang dalam kunjungan kerja menuju Pontianak dan Maluku Utara pada hari Sabtu (3/5) lalu.

"Tidak ada bedanya terbang dengan kelas ekonomi maupun kelas bisnis", papar Kang Aher ketika ditanya salah satu penumpang yang ikut mengantri.

Kang Aher juga memaparkan bahwa dengan managemen waktu yang baik, tidak perlu juga masuk ke pesawat dengan protokoler dan jalur khusus sebagaimana layaknya pejabat negara setingkat Gubernur atau Menteri.

"Sudah biasa seperti ini. Malah bagus bisa berbaur dan ngobrol dengan masyarakat. Tidak perlu lah protokoler khusus dan kelas khusus (bisnis)." pungkasnya. [dm/hs/pksciktim.org/pkssumut.or.id]

Ahmad Heryawan Raih Penghargaan Terbaik Kategori A, Gubernur DKI Kategori B

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, bersama Gubernur Jogja dan Jatim menerima penghargaan terbaik kategori A
Gubernur Jawa Barat yang juga merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerima penghargaan Pangripta Nusantara dari Kepala Bappenas kategori terbaik (A) bersama dengan Gubernur Jatim Soekarwo dan Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X di Jakarta Rabu 30 April 2014.

Selain itu, Ahmad Heryawan juga mendapatkan penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2014 dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara RI.
Sedangkan Gubernur DKI Jakarta yang juga Capres PDIP untuk Pilpres 2014, Joko Widodo hanya mendapatkan penghargaan kategori B bersama dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang juga merupakan kader partai berlambang banteng tersebut.

Sebelumnya diberitakan, detik.com kembali memantik protes dari pembacanya. (Baca: Ada Apa Dengan Detik.com). Pasalnya, dalam pemberitaan tentang penghargaan dari Bappenas, Rabu (30/4), portal berita terpopuler di Indonesia itu terkesan terlalu tendensius dengan penyebutan Gubernur dari PDIP di judul berita. Padahal ia hanya mendapatkan kategori B (baik) Anugerah Pangripa Nusantara Utama dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN). (rms)